EVALUASI ORGANOLEPTIK SUSU SAPI SEGAR YANG DIFORTIFIKASI SERAI PASCA PASTEURISASI
Abstrak
Penelitian untuk mengetahui pengaruh fortifikasi serai terhadap uji organoleptik dan tingkat keasaman (pH) susu pasteurisasi. Rancangan penelitian adalah rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulang- an yaitu: susu pasteurisasi tanpa serai (P0), susu pasteurisasi + 5% serai (P1); susu pasteurisasi + 10% serai (P2); dan susu pasteurisasi + 15% serai (P3). Variabel yang diamati yaitu warna, rasa, aroma, kekentalan, dan pH. Hasil penelitian nilai kesukaan terhadap warna susu pasteurisasi pada P0 berbeda nyata (P<0,05) dengan P1 dan P3, na- mun P1, P2, dan P3 tidak berbeda nyata (P>0,05). Nilai kesukaan terhadap rasa susu pasteurisasi pada P0 berbeda nyata (P<0,05) dengan P2, namun pada P1, P2, dan P3 tidak berbeda nyata (P>0,05). Nilai kesukaan pada aroma susu pasteurisasi pada P0 berbeda nyata (P<0,05) dengan P3, namun P1, P2, dan P3 tidak berbeda nyata (P>0,05). Nilai kesukaan kekentalan susu pasteurisasi menunjukkan P0, P1, P2, dan P3 tidak berbeda nyata (P>0,05). Pada nilai pH susu pasteurisasi yang didapat dari semua perlakuan berkisar antara 6,54 – 6,64. Kesimpulan penelitian adalah fortifikasi serai pada level 15% berpengaruh terhadap aroma dan pH, tetapi belum berpengaruh terhadap warna, rasa, dan kekentalan susu sapi pasteurisasi.



