Meta-Analisis: Efektifitas pemberian pakan buatan untuk meningkatkan laju pertumbuhan dan kualitas reproduksi spesies Monopterus albus
Abstrak
Penggunaan pakan buatan untuk budidaya ikan sudah banyak digunakan pada saat ini, akan tetapi belum diketahui secara signifikasi besar pengaruh pakan buatan terhadap laju pertumbuhan dan reproduksi Monopterus albus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian pakan buatan terhadap laju pertumbuhan dan reproduksi spesies Monopterus albus. Penelitian ini adalah penelitian meta-analysis. Sumber data berasal dari penelusuran 17 artikel nasional dan internasional terbitan tahun 2010-2020 yang terkait pemberian pakan pada spesies Monopterus albus. Data diperoleh dari database google scholar, DOAJ, sciencedirect, sagejournal, springer dan IEEE. Teknik analisis data adalah analisis deskriptif kualitatif dengan sofware JASP. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan buatan 35 % mempengaruhi pertumbuhan Monopterus albus dan 28,5 % mempengaruhi tingkat reproduksinya dengan effect size rata-rata sebesar 1.2 (kategori tinggi). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian pakan buatan memberikan pengaruh sebesar 0.334 dalam meningkatkan pertumbuhan dan kualitas reproduksi Monopterus albus.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Diatin I, Hadiroseyani Y, Astuti D. 2019. Monopterus albus dan Pengaruhnya terhadap profitabilitas. Jurnal Riset Akuakultur 14(3): 163–171.
Falahudin I, Mareta DE, Puspa RY. 2016. Pengaruh pemberian keong sawah dan air cucian beras terhadap pertumbuhan belut (Monopterus albus Zuieuw). Jurnal Biota 2(1): 112–119.
Feng K, Luo H, Li Y, Chen J, Wang Y, Sun Y, Zhu Z, Hu W. 2017. High efficient gene targeting in rice field eel Monopterus albus by tran- scription activator-like effector nucleases. Science Bulletin 8(7): 1–7. https://doi.org/10.1016/j.scib.2017.01.018
Fujiani T, Rahayu R. 2015. Laju pertumbuhan belut sawah (Monopterus albus Zuiew) dengan pemberian berbagai pakan the growth rate of swamp eel (Monopterus albus Zuiew ) under various food supply. Jurnal Biologi Universitas Andalas 4(1): 50–56.
Herawati VE. 2017. Analysis of different natural feed consupmtion on growth and survival rate of eel (Monoptherus albus ) in clear water. AQUASAINS (Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan) 5(2): 1–6.
Herdiana L, Kamal MM, Butet NA, Affandi R. 2017. Keragaman morfometrik dan genetik gen coi belut sawah (Monopterus albus ) asal empat populasi di Jawa Barat. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 22(3): 180–190.
Indrawan MA, Idris M, Pangerang UK. 2016. Pengaruh pemberian pakan dengan level protein berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup belut sawah (Monopterus albus) pada media kultur tanpa lumpur. E. Media Akuatika 1(3): 161–169.
Kamta HN, Masyitha D, Zanuddin. 2018. Jumlah sel goblet pada usus proksimal dan usus distal belut sawah (Monopterus albus). JIMVET 2(1): 215–220.
Mashuri, Sumarjan ZA. 2012. Pengaruh jenis pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan belut sawah (Monopterus albus Zuieuw) THE. Jurnal Perikanan Unram 1(1): 1–8.
Arief M, Nur F, Sri S. 2014. The present effect of different probiotics on commercial feed towards growth and feed efficiency of sangkuriang catfish (Clarias sp.) Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan 6(1): 49–53.
Muskita WH, Idris M. 2018. Pengaruh penambahan tepung cacing pada pakan formula terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup belut sawah ( Monopterus albus ) yang dipelihara di media tanpa lumpur. Media Akuatika 3(3): 713–722.
Hasyim RAY, Arief M, Budi SR. 2017. Penambahan atraktan pada pakan pasta terhadap konsumsi pakan , retensi protein dan retensi lemak belut (Monopterus Albus) yang dipelihara dengan sistem resirkulasi. Journal of Aquaculture and Fish Health 7(1): 1–9.
Istiqomah S, Mirni L, Kustiawan TP. 2017. Potensi penambahan minyak ikan lemuru pada pakan komersial terhadap kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 daging belut sawah ( Monopterus albus ). Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 9(1): 37–46.
Soelistyowati DT, Syarif AF, Affandi R, Hidayatullah D. 2017. Genetic variability and performance of Asian swamp eel Monopterus albus (Zuiew, 1793) from West Java cultured in saline water medium. Jurnal Akuakultur Indonesia 16(1): 33–40.
Suntronpong A. 2020. Characterization of centromeric satellite DNAs (MALREP) in the Asian swamp eel (Monopterus albus) suggests the possible origin of repeats from transposable elements. Genomics 112(5): 3097–3107.
Supiwong W. 2019. Karyotype diversity and evolutionary trends in the Asian swamp eel Monopterus albus (Synbranchiformes, Synbranchidae): A case of chromosomal speciation? BMC Evolutionary Biology 19(1): 1–9.
Syahputra H, Sudrajat AO, Soelistyowati DT. 2014. Pemaskulinan belut (Monopterus albus Zuiew 1793) dengan induksi penghambat aromatase untuk penyediaan calon induk jantan. Jurnal Iktiologi Indonesia 14(2): 157–165.
Xia L. 2018. Molecular cloning and functional analysis of IRF-1 in the asian swamp eel (Monopterus albus). Turkish Journal of Fisheries and Aquatic Sciences 18(12): 1421–1430.
Xiang J, Qin L, Zhao D, Xiong F, Wang G, Zou H, Li W, Li M, Song K, Wu S. 2019. Growth performance, immunity and intestinal microbiota of swamp eel (Monopterus albus) fed a diet supplemented with house fly larvae (Musca domestica). Aquaculture Nutrition 6(3): 1–12.
Yang D. 2018. Aquaculture of the paddy eel, Monopterus albus. In Aquaculture in China: Success Stories and Modern Trends (pp. 283–296).
Yusriadi A, Idris M, Patadjai RS. 2017. Pengaruh pergantian air terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup belut sawah (Monopterus albus) yang dipelihara pada media tanpa lumpur. Media Akuatika 2(4), 519–525.
Zwinderman TJ, C AH. 2010. Modern meta-analysisis.Springer International Publishing.
