PENINGKATAN NILAI EKONOMI PADA RTM (Rumah Tangga Miskin) MELALUI PROGRAM BEKERJA KEMENTERIAN PERTANIAN
Abstrak
Hampir semua masyarakat di Kecamatan Salopa usaha memelihara ayam kampung, karena ayam kampung merupakan komponen yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Tujuan tulisan ini adalah untuk mengetahui peningkatan nilai ekonomi pada RTM (Rumah Tangga Miskin) melalui program bekerja Kementerian Pertanian Badan Litbang Pertanian, Balai Penelitian Ternak. Penelitian menggunakan survey terhadap 54 RTM/peternak Desa Mandalahayu 27 RTM//petermak dan Desa Mandalawangi 27 RTM/peternak. Data primer dan data sekunder di analisis secara deskriptif, kuantitatif dan ekonomi. Hasil penelitian menujukkan, pendapatan RTM/peternak di Desa Mandalahayu sebasar Rp.2.480.000,-/periode dengan B/C ratio sebesar 1,08 dan di Desa Mandalawangi sebasar Rp.2.510.000,-/periode dengan B/C ratio sebesar 1,10. Dapat dikatakan usaha pembesaran DOC ayam kampung di RTM secara ekonomi belum layak. Namun bila untuk usaha sampingan, tabungan dan pengisi waktu, dapat dikatakan layak, karena ayam dapat dijual sebagai sumber kebutuhan mendadak bagi peternak. Kondisi RTM di beberapa tempat sudah lebih baik, sejak tercatat sebagai RTM penerima ayam. Program bekerja Kementerian Pertanian, diharapkan dapat pengentasan kemiskinan, dilakukan akserasi pembangunan pertanian, sehingga pendapatan peternak meningkat dan angka kemiskinan terus ditekan atau berkurang
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Apriyantono, A. 2007. Lampiran Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 273/Kpts/Ot.160/4/2007, tanggal 13 April 2007 tentang Pedoman Penumbuhan dan Pengembangan Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani. \
Adawiyah. C. Rabiatul. 2017. Urgensi komunikasi dalam kelompok kecil untuk mempercepat proses adopsi teknologi pertanian. PSEKP, Jurnal Forum Agro Ekonomi, 36(1)59-74.
Badan Litbang Pertanian. 2015. Surat Keputusan No 31/Kpts/OT.050/I/01/2015 tentang Pembentukan Tim Pengelola Laboratorium Inovasi Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Dewanti, R. dan G. Sihombing. 2012. Analisis pendapatan usaha peternakan ayam buras (Studi kasus di Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan). Buletin Peternakan-UGM, Februari 2012, 36(1):48-56.
Zaenal Hasnelly, T. Sartika. S. Iskandar 2015. Kinerja Ayam Lokal Sentul Hasil Seleksi Sebagai Calon Galur Penjantan. Prosiding Seminar Unggas Lokal. Peran Unggas Lokal dalam Menunjang Industri Perunggasan di Indonesia. Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Semarang, 18 November 2015.
Iskandar S., Sartika T., Hasnelly Z., Gunawan B. 2016. Naskah ilmiah pelepasan galur ayam lokal pedaging SenSi Abu dan SenSi Putih. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Balai Penelitian Ternak. Ciawi. Bogor
Iskandar, S. 2018. Ciptakan ayam lokal unggulan, [Internet] [Diunduh tgl, 18 Juni]. Terseda dari http://peternakan.litbang.pertanian.go.id/index.php/artikel-media- cetak/48131-
Istikomah, Imam Suhadi dan Marhani. 2016. Analisis pendapatan dan elastilitas produksi usaha ternak ayam kampung pedaging intensif di Kecamatan Sangata Utara dan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur. Jurnal Pertanan Terpadu, Mei 2016 6(1):98-109.
Loing, C. Jeane dan A. Makalew. 2016. Analisis finansial usaha ternak ayam kampung di kecamatan kawangkoan kawasan agropolitan Kabupaten Minahasa Jurnal LPPM Bidang Sains dan Teknologi Mei 2016, 3(1):51-56
Kementerian Pertanian 2015. Pengembangan Taman sains dan Teknologi Pertanian (TSTP). Badan Litbang Pertanian Jakarta, Pedum Umum, Desember 2015, hal.1-71
Kementerian Pertanian . 2018. Entaskan Kemiskinan, Kementan Genjot Program 'Bekerja' Kementerian Perrtanian. 2018. [Internet] [Diunduh tgl, 21 Mei 2019]. Tersedia dari https://finance.detik.com/artikel-ekonomi-bisnis/d-4128357/kentaska-genjot-program-bekerja,
Puslitbangnak. 2011. Spektrum diseminasi multi chanel kampung ternak domba terpadu. Puslitbang Peternakan [Internet]. [cited 21 Mei 2011]. http://peternakan.litbang.deptan.go.id/artikel/index/artikel/
Iskandar.S., T. Sarika, IGM. Harsna, Soeharsono. L. Yunia dan A. Eopiq. 2018. Panduan pemeliharaan ayam lokal unggul Badan Litbang pertanian. Program Bekerja, Kementerian Pertanian. Balai Penelitian Ternak Ciawi-Bogor
Rosganda, E dan S. Rusdiana . 2012. Peluang usaha ternak ayam kampung dan manajemen usaha pada petani di pedesaan. Pros. Seminar Nasinal Unggal Lokal, Jakarta 4 Nopember 2012, hal. 104-109
Sulaeman Amran 2018. Entaskan Kemiskinan, Kementan Genjot Program 'Bekerja' [Internet] [Diunduh tgl, 23 Juni 2019]. Tersedia dari https://finance.detik.com/artikel-ekonomi-bisnis/d-4128357/entaskan-kemiskinan-kementan-genjot-program-bekerja.
Sartika, T., dan S. Iskandar. 2007. Mengenal Plasma Nutfah Ayam Indonesia, dan pemanfaatnnya, Balai Penelitian Ternak Ciawi Bogor.
Schader, C., Muller, A. and El-Hage Scialabba, N. 2013. Sustainability and organic livestock modeling (SOL-m): Impacts of global upscalling of low- input and organic livestock production. Natural Resources Management and Environment Departement. FAO-Rome.
Wibowo, B., dan T. Sartika. 2010. Analisis kelayakan usaha pembibitan ayam kampung (lokal) pengghasil Day Old Chicken (DOC) di tingkat petani (Studi kasus kemlompok peternak ayam buras “Barokal” di Ciamis). Prosiding Seminar Nasional Teknologi Petenakan dan Veteriner, Bogor Juni 2010, hal 714-721
Zakaria, AK. 2010. Program pengembangan agribisnis kedelai dalam peningkatan produksi pendapatan petani. Jurnal Litbang Perrtanian.29(4):147-153.








