Competitive Power of Gondorukem Indonesia in International Market
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing serta faktor-faktor penentu daya saing kompetitif gondorukem Indonesia dengan kerangka Porter’s Diamond Model. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksploratif dengan mencari data mengenai produk gondorukem Indonesia sesuai dengan Porter’s Diamond Model di berbagai literatur. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunkan alat analisis Indeks Spesialisasi Perdagangan dan pendekatan Porter’s Diamond Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai ISP gondorukem Indonesia Tahun 2013-2022 adalah sebesar 0,94. Nilai tersebut menunjukkan posisi gondorukem Indonesia berada dalam kategori pematangan sehingga memiliki daya saing yang sangat kuat. Berdasarkan analisis dengan Porter’s Diamond Model, dapat diketahui daya saing kompetitif gondorukem Indonesia dipengaruhi oleh faktor kondisi, kondisi permintaan, industri pendukung, serta pesaingan; struktur; dan strategi. Faktor kondisi ditunjukkan oleh lahan pinus yang luas, tenaga kerja yang banyak dan murah, modal yang memadai, pengetahuan yang terus berkembang, serta infrastruktur yang cukup memadai. Kondisi pemintaan ditunjukkan dengan permintaan pasar dalam negeri yang berkualitas. Industri pendukung ditunjukkan dengan banyaknya permintaan gondorukem di industri cat, tinta, dan batik. Persaingan, struktur, dan strategi ditunjukkan oleh penguasaan bahan produksi dan pasar oleh BUMN Perum Perhutani sehingga lebih memudahkan pengembangan gondorukem secara kualitatif maupun kuantitatif.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Agil., Fauzi, M. R. A., Prakoso, P. J., & Luthfianto, S. (2022). Analisis metode hazop untuk mengurangi sumber bahaya pada proses produksi gondorukem di PPCI Pemalang. J. Sains dan Teknologi, 12(1), 154–159. http://dx.doi.org/10.36499/psnst.v12i1.
Andini, D., Edy, Y., & Dahlan, F. (2016). Peningkatan daya saing ekspor produk olahan kakao Indonesia di pasar internasional (studi pada ekspor produk olahan kakao Indonesia tahun 2009-2014). J. Administrasi Bisnis, 38(2), 171–175. http://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/article/view/1523.
Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta: Jakarta.
Arisena, G. M. K., & Oktavia, H. F. (2020). Agricultural Commodity Supply Response. SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(2), 362–380. https://doi.org/10.24843/SOCA.2020.v14.i02.p15.
BPS (2023). Total People in the Mid-Year (Thousand of Lives) 2021-2023. Central Bureau of Statistics: Jakarta.
BPS (2023). 2023 Population and Worker Mobility Statistics. Central Bureau of Statistics: Jakarta
Cunningham. (2007). Historical and social factors affecting pine management in the Ozarks during the late 1800s through 1940. In: Kabrick JM, Dey DC, Gwaze D (eds) Shortleaf pine restoration and ecology in the Ozarks: proceedings of a symposium. US Department of Agriculture, Forest Service, Northern Research Station Newtown Square, 1–7.
Fahrodji, A., Sumarwan, U., Suhendang, E., & Harianto. (2009). Perbandingan daya saing produk gondorukem di pasar internasional. J. Manajemen & Agribisnis, 6(2), 140–151. https://www.researchgate.net/deref/https%3A%2F%2Fcreativecommons.org%2Flicenses%2Fby%2F4.0%2F?_tp=eyJjb250ZXh0Ijp7ImZpcnN0UGFnZSI6InB1YmxpY2F0aW9uIiwicGFnZSI6InB1YmxpY2F0aW9uIiwicG9zaXRpb24iOiJwYWdlSGVhZGVyIn19.
Godinho, T. D. O., Moreira, D. A. F., Moreira, S. O., Caldeira, M. V. W. (2018). Ró-resina: programa de expansão do plantio de pinus para produção de goma resina e madeira no espírito santo. Blibioteca Journal, 2, 20–41. https://www.researchgate.net/publication/331990287_PRO-RESINA_PROGRAMA_DE_EXPANSAO_DO_PLANTIO_DE_PINUS_PARA_PRODUCAO_DE_GOMA-RESINA_E_MADEIRA_NO_ESPIRITO_SANTO.
Gunawan, S. (2023). Potensi dan Industri Pengolahan Getah Pinus di Indonesia. IPB Universty: Bogor.
Hanafi, B. T., & Yuliani, T. (2022). Pengembangan strategi PT. Inhutani IV (persero) Distrik Tanah datar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha produksi getah pinus di Kecamatan Tanjung Emas menurut hukum Islam. J. Studi Keislaman, 7(1), 1–16. http://dx.doi.org/10.31958/jeh.v7i1.6028.
Handayani, T. (2015). Relevansi lulusan perguruan tinggi di Indonesia dengan kebutuhan tenaga kerja di era global. J. Kependudukan Indonesia, 10(1), 53–64. https://doi.org/10.14203/jki.v10i1.57.
Horst-Heinan, T. Z., Dalmolin, R. S. D., Caten, A. S., Moura-Bueno, J. M., Grunwald, S., Pedron F. D. A., Rodrigues, M. F., Rosin, N. A., & Silva-Sangoi, D. V. D. (2021). Soil depth prediction by digital soil mapping and its impact in pine forestry productivity in South Brazil. Fores Ecology and Management Journal, 488, 1–12. https://doi.org/10.1016/j.foreco.2021.118983.
Imanuddin, R., Hidayat, A., Rachmat, H. H., Turjaman, M., Nurfatriani, F., Indrajaya, Y., & Susilowati, A. (2020). Reforestation and sustainable management of Pinus merkusii forest plantation in Indonesia: A Review. Forests, 11(12), 12–35. https://doi.org/10.3390/f11121235.
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (2023). Data industri. Tersedia pada: https://kemenperin.go.id/direktori-perusahaan?what=cat&prov.
Khadafi, M., Rostika, I., & Hidayat, T. (2014). Pengolahan gondorukem menjadi bahan pendarihan sebagai aditif pada pembuatan kertas. J. Selulosa, 4(1), 17–24. http://dx.doi.org/10.25269/jsel.v4i01.53.
Kharismawati, D., Indrasti, N. S., & Suprihatin. (2016). Strategi implementasi produksi bersih untuk meningkatkan kinerja industri gondorukem (studi kasus Nagreg Jawa Barat). J. Aplikasi Manajemen, 14(4), 705–713. http://dx.doi.org/10.18202/jam23026332.14.4.11
Nursodik, H., Santoso, S. I., & Nurfadillah, S. (2021). Competitiveness of Indonesian Tea Export in Southeast Asia Markets. SOCA: J.Sosial Ekonomi Pertanian, 16(1), 1–14. https://doi.org/10.24843/SOCA.2022.v16.i01.p01.
Perhutani (2014). Perhutani operasikan pabrik gondorukem. Available at: https://www.perhutani.co.id/en/perhutani-operasikan-pabrik-gondorukem/.
Perhutani. (2016). Perhutani tingkatkan layanan bagi pembeli gondorukem. Available at: https://www.Perhutani.co.id/Perhutani-tingkatkan-layanan-bagi-pembeli-gondorukem/.
Perhutani. (2018). Laporan Tahunan Perum Perhutani 2018. Available at: https://drive.google.com/file/d/1O4eOgAB3Bxy6MCz_FKdE3PqGLK4WWZAi/view.
Perhutani. (2021). Laporan Tahunan Perum Perhutani 2021. Available at: https://drive.google.com/file/d/1XECYi4lh0DeamLAsTGo19X__IzLCl9e8/view.
Perhutani. (2022). Laporan Tahunan Perum Perhutani 2022. Available at: https://drive.google.com/file/d/1fe3jJyWiOHqAgaYfjuCDc99gWk20wK7m/view.
Perhutani. (2023). Perhutani Forestry Industry(PeFI). Available at: https://www.Perhutani.co.id/tentangkami/strukturorganisasi/divisregional/Perhutani-forestry-institute-pefi/.
Parmadi, Emilia., & Zulgani. (2018). Daya saing produk unggulan sektor pertanian Indonesia dalam pertumbuhannya dengan ekonomi. J. Paradigma Ekonomika, 13(2), 77–86. https://doi.org/10.22437/paradigma.v13i2.6677.
Porter, M. E. (1990). Competitive Advantage Of Nations. The Free Press New York.
Pudjiastuti, A. Q., Arisena, G. M. K., & Krisnandika, A. A. K. (2021). Rice Import Development in Indonesia. SOCA : J. Sosial Ekonomi Pertanian, 15(2), 390–405. https://doi.org/10.24843/SOCA.2021.v15.i02.p14.
Suranto, Y. (2018). Karakter dan kualitas godorukem kuna hasil penemuan di
Pemukiman Pecinan Kutoarjo Kabupaten Purworejo. J. Konservasi dan
Cagar Budaya Borobudur, 12(2), 47–60. https://doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v12i2.188.
Tanguy, C. (2016). Cooperation in the food industry: contributions and limitations of the open innovation model. Journal of Innovation Economics, 19(1), 61–86. http://dx.doi.org/10.3917/jie.019.0061.
Trademap. (2023). World exporter country of gondorukem year 2013-2022. Available at: https://www.trademap.org/Country.
Tupamahu, Y. M. (2015). Analisis daya saing ekspor cengkeh Indonesia di kawasan ASEAN dan dunia. J. Ilmiah Agribisnis dan Perikanan, 8(1), 28–35. http://dx.doi.org/10.29239/j.agrikan.8.1.27-35.
UN Contrade. (2023). Export value of gondorukem Indonesia to the world. Available at: https://comtradeplus.un.org/TradeFlow.
Yuniati, N. (2018). Analisis daya saing ekowisata dengan pendekatan porter’s diamond model kasus di Yogyakarta. J. Kepariwisataan, 12(3), 1–20. http://dx.doi.org/10.47256/kji.v12i3.78.








