THE IMPACT OF LAUNDRY DETERGENT AS A METHOD OF WASHING TOWARDS SPERM DNA EXTRACTION RESULT ON COTTON FABRIC
Abstrak
Keberadaan DNA spermatozoa pada kasus pemerkosaan dapat menjadi barang bukti kuat, namun dalam upaya pencarian barang bukti di lapangan tim kepolisian sering menemukan beberapa kendala seperti rusaknya barang bukti ataupun barang bukti yang sengaja dihilangkan oleh pelaku. Salah satu upaya pelaku dalam melenyapkan barang bukti yaitu dengan mencuci pakaian yang terkena bekas ejakulat (plasma seminal) dengan menggunakan deterjen. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pencucian deterjen terhadap hasil ekstraksi DNA spermatozoa pada kain. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah kuantitas dan kualitas DNA hasil ekstraksi bercak sperma pada kain katun. Sampel dibagi berdasarkan dua perlakuan yaitu dengan pencucian dan tanpa pencucian dengan deterjen. Setelah itu sampel disimpan dengan masa simpan yang berbeda. Metode yang digunakan meliputi ekstraksi DNA menggunakan kit (Roche) dan kuantifikasi DNA menggunakan spektrofotometer Nanodrop. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Denpasar disertai dengan ethical clearance. Sampel plasma seminal diperoleh dari probandus dengan disertai informed consent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencucian bercak plasma seminal pada kain (katun) dengan deterjen tidak menghilangkan DNA dari bercak tersebut sampai masa tunggu dua minggu.
Kata kunci : ejakulat, kit, deterjen, kain katun, spektrofotometer
##plugins.generic.usageStats.downloads##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



