Analisis Perbandingan Routing Protocol Open Shortest Path First dan Enhanced Interior Gateway Routing Protocol pada IPV6 menggunakan Graphical Network Simulator 3

  • Made Dinda Pradnya Pramita Audit Sistem Informasi
  • Lie Jasa
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/MITE.2019.v18i02.P17

Abstrak

Seiring dengan perkembangan teknologi, pengimplementasian jaringan komputer dapat menggunakan simulator jaringan. Pengunaan simulator jaringan yang sering digunakan salah satunya adalah Graphical User Interface (GUI) dan sistem operasinya disediakan dari pihak pengguna karena sistem operasi yang digunakan berasal dari sistem operasi asli perangkat jaringan tersebut. Perkembangan pesat terhadap kebutuhan data mendorong masyarakat untuk melakukan pertukaran informasi antara satu dengan lainnya melalui satu jaringan. Komunikasi data dilakukan melalui pengiriman paket data antara jaringan berdasarkan internet protocol (IP) address. IP dibagi menjadi dua yaitu IPV4 dan IPV6 dalam proses pengiriman data dibantu dengan router. Pada penelitian ini akan berfokus pada analis kinerja routing protocol tersebut dengan menggunakan IPV6 dengan memperhatikan beberapa parameter seperti delay, packet loss, throughput dan waktu konversi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan OSPF lebih baik dibandingkan EIGRP pada nilai delay dan throughput  yaitu 2-15%. EIGRP lebih baik ketika koneksi mengalami down yaitu sebesar 45 – 52%. EIGRP memiliki waktu konvergensi yang lebih cepat dibandingkan OSPF yaitu dengan waktu 2 – 6 detik sedangkan OSPF sebesar 8 – 10 detik.


Kata Kunci—EIGRP, OSPF, IPV6 dan Simulator

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

[1] Abdulkadhim, M., 2015. Routing Protocols Convergence Activity and Protocols. Related Traffic Simulation With It’s Impact on the Network. Internation Journal of Computer Science Engineering and Techonology (IJCSET).
[2] A. Siswanto, "Evaluasi Kinerja Wireless 802.11N untuk E Learning," INFORMATION TECHNOLOGY JOURNAL RESEARCH AND DEVELOPMENT, pp. 13-25%V 1, 2017-02-08 2017.
[3] D. Abdullah, "JARINGAN KOMPUTER. DATA LINK, NETWORK & ISSUE," ed: Unimal Press, 2015
[4] H. A. Musril, "Analisis Unjuk Kerja RIPv2 dan EIGRP dalam Dynamic Routing Protocol," Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan, vol. 2, 2016.
[5] L. D. Maryati, R. Primananda, and M. H. H. lchsan, "Analisis Kinerja Protokol Routing OSPF dan EIGRP Untuk Aplikasi VoIP Pada Topologi Jaringan Mesh " Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer vol. Vol. 1, No. 9, pp. 960-970 1 June 2017 2017.
[6] Linawati, Nyoman Gunantara, I K A Riki Guawan. 2015.Performansi WLAN Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Majalah Ilmiah Teknik Elektoro. Vol 14 No 2 (2015)
[7] Masykur, F. (2016). Penggabungan Antar Routing Protocol Menggunakan Teknik Redistribution. In SNATIF (pp.39–42).
[8] Maulana, A. (2018). Konsep dan Penerapan Routing OSPF, dan EIGRP dengan Metode Redistribution. AKRAB JUARA,3(February), 154.
[9] Nagendra, M., Sathyanarayana, R., 2016. Performance Optimization of OSPF Protokol in IPv6 Networks. International Journal of Innovative Research in Computer and Communication Engineering (IJIRCCE).
[10] Sofana, Iwan. (2017). Cisco CCNA-CCNP– Routing Dan Switching. Penerbit Informatika.
[11] Yolanda, D., Pramono, S. H., & Purnomo, M. F. E. (n.d.). SIMULASI KINERJA ROUTING PROTOKOL OPEN SHORTEST PATH FIRST (OSPF) DAN ENHANCED INTERIOR GATEWAY ROUTING PROTOCOL (EIGRP) MENGGUNAKAN SIMULATOR JARINGAN OPNET MODELER v. 14.5, 1–6.
Diterbitkan
2019-08-19
##submission.howToCite##
PRAMITA, Made Dinda Pradnya; JASA, Lie. Analisis Perbandingan Routing Protocol Open Shortest Path First dan Enhanced Interior Gateway Routing Protocol pada IPV6 menggunakan Graphical Network Simulator 3. Jurnal Teknologi Elektro, [S.l.], v. 18, n. 2, p. xxxxxxx, aug. 2019. ISSN 2503-2372. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/mite/article/view/49644>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/MITE.2019.v18i02.P17.