Disain LieYo Hidro Generator Explorasi Energi Arus Lepas Pantai
Abstrak
Arus laut merupakan salah satu sumber energi terbarukan ini yang belum dikembangkan, karena butuh biaya mahal dan kapasitas energi yang dihasilkan kecil. Adanya faktor korosi udara laut terhadap bahan yang mengadung unsur besi dari bahan yang digunakan harus dari baja tahan karat. Adanya terumbu karang yang tumbuh pada benda-benda yang terendam dalam laut dalam waktu yang lama. Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti ingin mengembangkan sebuah ide untuk membuat LieYo hidro generator. Ide dari pembuatan generator ini berbasis pada bola magnet yang ditempatkan pada pipa yang terpasang secara vertikal dan masing-masing pipa dipasangkan koil, bola magnet yang bergerak bebas keatas dan kebawah dalam pipa karena adanya goyangan dari permukaan air laut. Gerakan bola magnet naik dan turun menyebakan koil akan menerima garis-garis medan magnet, gerakan dari bola magnet ini akan terbentuk arus listrik pada koil. Beberapa disain dicoba dari hasil penelitian ini. Nantinya dapat dijadikan dasar perancangan sebuah generator hidro LieYo.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
[2] D. Agar and M. Rasi, “On the use of a laboratory-scale Pelton wheel water turbine in renewable energy education,” Renew. Energy, vol. 33, no. 7, pp. 1517–1522, Jul. 2008.
[3] L. Jasa, P. Ardana, and I. N. Setiawan, “Usaha Mengatasi Krisis Energi Dengan Memanfaatkan Aliran Pangkung Sebagai Sumber Pembangkit Listrik Alternatif Bagi Masyarakat Dusun Gambuk –Pupuan-Tabanan,” in Proceding Seminar Nasional Teknologi Industri XV, ITS, Surabaya, 2011, pp. B0377–B0384.
[4] L. Jasa, A. Priyadi, and M. H. Purnomo, “Designing angle bowl of turbine for Micro-hydro at tropical area,” in 2012 International Conference on Condition Monitoring and Diagnosis (CMD), Sept., pp. 882–885.
[5] L. Jasa, A. Priyadi, and M. H. Purnomo, “An Alternative Model of Overshot Waterwheel Based on a Tracking Nozzle Angle Technique for Hydropower Converter | Jasa | International Journal of Renewable Energy Research (IJRER).” [Online]. Available: http://www.ijrer.org/ijrer/index.php/ijrer/article/view/1727/6442. [Accessed: 10-Feb-2015].
[6] C. Greif, D. Li, D. Schötzau, and X. Wei, “A mixed finite element method with exactly divergence-free velocities for incompressible magnetohydrodynamics,” Comput. Methods Appl. Mech. Eng., vol. 199, no. 45–48, pp. 2840–2855, Nov. 2010.
[7] J. Kim and D. S. Balsara, “A stable HLLC Riemann solver for relativistic magnetohydrodynamics,” J. Comput. Phys., vol. 270, pp. 634–639, Aug. 2014.
[8] M. C. Weston and I. Fritsch, “Manipulating fluid flow on a chip through controlled-current redox magnetohydrodynamics,” Sensors Actuators B Chem., vol. 173, pp. 935–944, Oct. 2012.
[9] G. Lee, P. Kim, and Y.-S. Kwon, “Incompressible limit for the full magnetohydrodynamics flows under strong stratification,” J. Math. Anal. Appl., vol. 387, no. 1, pp. 221–240, Mar. 2012.
[10] H. Osawa and T. Miyazaki, “Wave-PV hybrid generation system carried in the offshore floating type wave power device ‘Mighty Whale’,” in OCEANS ’04. MTTS/IEEE TECHNO-OCEAN ’04, 2004, vol. 4, pp. 1860–1866 Vol.4.
[11] N. M. Kimoulakis, A. G. Kladas, and J. A. Tegopoulos, “Power Generation Optimization From Sea Waves by Using a Permanent Magnet Linear Generator Drive,” Ieee Trans. Magn., vol. 44, no. 6, pp. 1530–1533, Jun. 2008.
[12] I. A. Ivanova, O. Agren, H. Bernhoff, and M. Leijon, “Simulation of wave-energy converter with octagonal linear generator,” Ieee J. Ocean. Eng., vol. 30, no. 3, pp. 619–629, Jul. 2005..
Kata Kunci

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License