KUALITAS FISIK, KECERNAAN DAN PRODUK FERMENTASI RUMEN IN VITRO SILASE JERAMI PADI DITAMBAHKAN BERBAGAI JENIS LEGUMINOSA
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik, kecernaan secara in vitro dan produk fermentasi rumen (N-NH3, dan VFA total) silase jerami padi yang ditambahkan berbagai leguminosa. Penelitian ini dilaksanakan di Farm Sesetan dan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Udayana pada bu- lan November hingga Desember 2020. Rancangan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan yaitu P0 (90% Jerami padi + 5% pollard + 5% mollases), P1 (60% jerami padi + 30% Calliandra calothyrsus + 5% pollard + 5% mollases), P2 (60% jerami padi + 30% Gliricidia sepium + 5% pollard + 5% mollases), P3 (60% jerami padi + 30% Indigofera zollingeriana + 5% pollard + 5% mollases), P4 (60% jerami Padi + 30% Sesbania grandiflora + 5% pollard + 5% mollases). Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai terbaik warna, bau, dan jamur diperoleh pada perlakuan P0, P1, dan P4. Variabel tekstur memperoleh nilai terbaik pada perlakuan P0, P1, P2, dan P3. Nilai KcBK dan KcBO tertinggi yaitu pada perlakuan P4. Produksi VFA total dan N-NH3 terting- gi dihasilkan pada perlakuan P1 dan P2. Berdasarkan hasil penelitian penambahan berbagai jenis leguminosa yang ditambahkan dalam pembuatan silase jerami padi dapat meningkatkan kualitas fisik, KcBK, KcBO, N-NH3 dan VFA total dari silase.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Aprintasari, A., C.I. Sutrisno., dan B.I.M. Tampoeboelon. 2012. Uji total fungi dan organoleptik pada jerami padi dan jerami jagung yang difermentasi dengan isi rumen kerbau. Animal Agriculture Journal, 1(2): 311-321.
Departemen Pertanian. 1980. Silase sebagai Makanan Ternak. Departemen Pertanian. Balai Informasi Pertanian, Ciawi Bogor.
Herlinae., Yemimae, dan Rumiasih. 2015. Effect of additi- ves and palm sugar on the characteristics of elephant grass (Pennisetrum purpureum) silage. Jurnal Ilmu Hewani Tropica. 4(1): 27-30.
Hindratiningrum, N., M. Bata., dan S.A. Santosa. 2011. Produk fermentasi rumen dan produksi protein mikroba sapi lokal yang diberi pakan jerami amoniasi dan beberapa bahan pakan sumber energi. Agripet. 11(2): 29-34.
Jalali, A., P. Norgaard., M.R. Weisbjerg, and M.O. Nielsen. 2012. Effect of forage quality on intake, chewing activity, faecal particle size distribution, and diges- tibility of neutral detergent fibre in sheep, goats, and llamas. Small Ruminant Research. 103(2-3): 143-151.
Kim, J.G., J.S. Ham, Li. Y.W., H.S. Park, C.S. Huh, and B.C. Park. 2017. Development of a new lactic acid bacterial inoculant for fresh rice straw silage. Asian Australia Journal Anim Sci. 30(7): 950-956.
Kurniawan, D., Erwanto, dan F. Fathul. 2015. Pengaruh penambahan berbagai starter pada pembuatan silase terhadap kualitas fisik dan ph silase ransum berbasis limbah pertanian. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 3(4): 191-195.
Kushartono, B. dan N. Iriani.2005. Silase Tanaman Ja- gung Sebagai Pengembangan Sumber Pakan Ternak. Prosiding Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian. Bogor: Balai Penelitian Ternak.
McDonald P., R.A. Edwards., J.F.D. Greenhalgh, and C.A. Morgan. 2011. Animal Nutrition. 7th edition. Prentice Hall. Englewood Cliffs, New Jersey.
Minson, D.J. and M.M. McLeod. 1972. The in vitro Tech- nic: its modification for estimate digestibility of large numbers of tropical pasture technique, Australia.
Rahmadi, D., Sunarso, J. Achmadi, E. Pangestu, A. Mukti- ani, M. Christiyanto, Surono, dan Surahmanto. 2010. Ruminologi Dasar. Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro, Semarang.
Setiarto, R.H.B. 2016. Prospek dan potensi pemanfaatan lignoselulosa jerami padi menjadi kompos, silase dan biogas melalui fermentasi mikroba. Jurnal Se- lulosa. 3(2): 51-66.
Sofiani, A., T. Dhalika, dan A. Budiman. 2015. Pengaruh penambahan nitrogen dan sulfur pada ensilase jerami ubi jalar (Ipomoea batatas L.) terhadap ke- cernaan bahan kering dan bahan organik (In Vitro). Jurnal Ilmiah Universita Padjadjaran. 4(3): 77-82.
Steel, G.D., H.J. Torrie, dan B. Sumantri. 1991. Prinsip dan Prosedur Statistika: Suatu Pendekatan Biometrik.
Gramedia Pustaka Utama.
Suharlina., L. Abdullah, D.A. Astuti, Nahrowi, dan A. Jayanegara. 2016. Nutritional evaluation of dairy goat rations containing Indigofera zollingeriana by using In vitro rumen fermentation technique (RUSITEC). Int. Journal Dairy Sci. 41(4): 196-203.
Sultan, J.I., A. Javaid, and M. Aslam. 2010. Nutrient di- gestibility and feedlot performance of lambs fed diets varying protein and energy contents. Tropical Animal Health and Production. 42(5): 941-946.
Suryani, N.N., I.K.M. Budiasa, dan I.P.A. Astawa. 2013. Suplementasi gamal sebagai rumen degradable pro- tein (rdp) untuk meningkatkan kecernaan (in vitro) ransum ternak ruminansia yang mengandung jerami padi. Majalah Ilmiah Peternakan. 16(1): 1-5.
Susanti, S. dan E. Marhaeniyanto. 2007. Kecernaan, reten- si nitrogen dan hubungannya dengan produksi susu pada sapi peranakan friesian holstein (PFH) yang diberi pakan pollard dan bekatul. Jurnal Protein. 15(2): 141-147.
Tanuwiria, U.H., B. Ayuningsih, dan Mansyur. 2005. Fermentabilitas dan kecernaan ransum lengkap sapi perah berbasis jerami padi dan pucuk tebu te- ramoniasi (In Vitro). Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran. 5(2): 64-69.
Trisnadewi, A.A.A.S., I.G.L.O. Cakra., dan T.G.B. Yadnya. 2018. Kecernaan in-vitro, vollatyle fatty acid, dan amonia silase jerami jagung dengan lama waktu penyimpanan berbeda. Jurnal Pastura. 8(1): 29-32.
Waldron, M.R., N. Schrick., J.D. Quigley, and R.N. Heit- mann. 2002. Volatile fatty acids metabolism by epithelial cells isolated from different areas of the ewe rumen. J. Anim. Sci. 80(1): 270-278.
Widodo, F., Wahyono, dan Sutrisno. 2012. Kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, produksi VFA dan NH3 pakan komplit dengan level jerami padi berbeda secara in vitro. Anim. Agric. J. 1(1): 215-230.
Wijayanti, E., F. Wahyono, dan Surono. 2012. Kecernaan nutrien dan fermentabilitas pakan komplit dengan level ampas tebu yang berbeda secara in vitro. Anim. Agric. J. 1(1): 167-179.
Yanuartono, H. Purnamaningsih, S. Indarjulianto, dan A. Nururrozi. 2017. Potensi jerami sebagai pakan ternak ruminansia. Jurnal Ilmu Peternakan. 27(1): 40-62.
Yulianto, P, dan Saparinto. 2014. Beternak Sapi Limousin. Jakarta: Penebar Swadaya.
Zulkarnaini. 2009. Pengaruh suplementasi mineral fosfor dan sulfur pada jerami padi amoniasi terhadap kecer- naan NDF, ADF, selulosa dan hemiselulosa. Jurnal Ilmiah Tambua, 3(3): 473-



