Deteksi Perubahan Garis Pantai Menggunakan Citra Synthetic Aperture Radar (SAR) di Pesisir Tenggara Bali (Kabupaten Gianyar dan Klungkung)
Abstrak
Perubahan garis pantai merupakan fenomena yang disebabkan oleh berkurang atau bertambahnya sedimen kawasan pantai yang terjadi secara terus menerus. Fenomena ini disebabkan oleh abrasi, erosi, dan akresi. Bali merupakan salah satu provinsi yang memiliki pesisir dengan kondisi yang cukup memprihatinkan, yaitu pesisir tenggara Bali, pesisir Kabupaten Gianyar dan Klungkung. Identifikasi perubahan garis pantai penting dilakukan untuk menentukan kebijakan yang dapat diambil untuk menjaga keseimbangan pesisir. Penginderaan jauh merupakan salah satu cara untuk melakukan identifikasi perubahan garis pantai. Pada penelitian ini citra yang digunakan adalah citra SAR satelit ALOS PALSAR dan Sentinel-1 dengan resolusi 10 meter untuk mengekstraksi garis pantai Gianyar dan Klungkung tahun 2007 dan 2018. Metode ekstraksi garis pantai yang digunakan adalah pendekatan nilai ambang batas (image threshold). Analisis perubahan garis pantai pada penelitian ini menggunakan aplikasi Digital Shoreline Analysis System (DSAS). Hasil analisis perubahan garis pantai di Gianyar dan Klungkung selama 11 tahun menunjukkan perubahan erosi dan akresi tertinggi terjadi di pesisir kabupaten Klungkung dengan luas pesisir yang tererosi mencapai 168.142,05 m2, dan luas akresi mencapai 207.531,2 m2. Sedangkan luas perubahan di Kabupaten Gianyar yang disebabkan oleh erosi mencapai 124.930,5 m2, dan luas akresi mencapai 85.123,86 m2. Laju perubahan tertinggi di Gianyar terjadi di Desa Saba dengan laju 2,63 m/th bersifat erosi, sedangkan di Klungkung terjadi di Desa Gunaksa mencapai 13,25 m/th bersifat akresi.
##plugins.generic.usageStats.downloads##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 International License.
Copyright 2012 - 2023 Journal of Marine and Aquatic Sciences (JMAS)
Published by Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia
JMAS (p-ISSN 2302-8114; e-ISSN 2549-7103)