Perbandingan Kemampuan Satelit SAR, Optik dan Kombinasi SAR & Optik Untuk Mendeteksi Area Mangrove di Teluk Benoa
Abstrak
Hutan mangrove merupakan ekosistem di bagian selatan pulau Bali yang memiliki berbagai peranan penting. Habitat mangrove Teluk Benoa mengalami perubahan luasan akibat aktivitas antropogenik dan faktor alam sehingga perlu dilakukan pemantauan tentang persebaran dan luasan hutan mangrove dikawasan tersebut. Pemantauan luasan hutan mangrove dapat dilakukan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh. Deteksi hutan mangrove dilakukan menggunakan dua metode klasifikasi terbimbing maximum likelihood & minimum distance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan satelit radar dan optik dalam mendeteksi mangrove dan mengetahui kemampuan klasifikasi terbimbing dalam mendeteksi mangrove dikawasan Teluk Benoa. Hasil penelitian menunjukkan citra radar kurang mampu dalam mendeteksi mangrove sebagai kelas tersendiri dan menghasilkan tiga kelas penutupan lahan (Lahan Terbangun, Vegetasi dan Perairan), citra optik dan kombinasi citra radar & optik mampu dalam mendeteksi mangrove sebagai kelas tersendiri dan menghasilkan lima penutupan kelas (vegetasi lain, lahan terbangun, mangrove, perairan dan lahan terbuka). Evaluasi akurasi pada maximum likelihood menunjukkan skenario kombinasi citra radar & optik memiliki akurasi total dan akurasi kappa tertinggi dengan nilai masing-masing sebesar 91.35% dan 87.01%. Metode klasifikasi Minimum distance menunjukkan skenario citra optik memiliki akurasi total dan akurasi kappa tertinggi dengan nilai sebesar 80.83% dan 72.51%. Hasil evaluasi akurasi menunjukkan metode maximum likelihood memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan metode minimum distance.
##plugins.generic.usageStats.downloads##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 International License.
Copyright 2012 - 2023 Journal of Marine and Aquatic Sciences (JMAS)
Published by Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia
JMAS (p-ISSN 2302-8114; e-ISSN 2549-7103)