Biomonitoring Kesehatan Kerang Abalone (Haliotis squamata) Hasil Tangkap di Perairan Mengening, Bali Dengan Pengamatan pada Aktifitas Fagositosisnya

  • Devi Ulinuha Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Bukit Jimbaran, Bali-Indonesia
  • Ima Yudha Perwira Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/jmas.2019.v05.i01.p10

Abstrak

Tingkat kesehatan kerang abalone (Haliotis squamata) hasil tangkap di perairan mengening, Desa Cemagi, Badung, Bali, telah berhasil diamati melalui pengamatan pada aktifitas fagositosisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kesehatan kerang abalone di perairan Mengening yang dipengaruhi oleh faktor lingkungannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan melakukan pengamatan pada beberapa parameter kekebalan tubuh, yaitu: Jumlah total hemosit (THC) dan Persentase Fagositosis. Selain itu dilakukan pula pengukuran kualitas air meliputi: DO, pH, suhu, dan salinitas. Rata-rata THC Kerang Abalone yang ditunjukkan pada penelitian ini adalah 2,03 x 106 sel/ml, sedangkan rata-rata persentase fagositosisnya sebesar 75,9%. Kualitas air pada saat penelitian berada dalam kondisi optimal (DO: 5,9-6,1 ppm; pH: 7,8; suhu: 25,1-31,5oC; dan salinitas 33-34 ppt), meskipun terdapat fluktuasi suhu yang cukup besar (>5 oC) antara pagi dan sore hari.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2018-07-21
##submission.howToCite##
ULINUHA, Devi; PERWIRA, Ima Yudha. Biomonitoring Kesehatan Kerang Abalone (Haliotis squamata) Hasil Tangkap di Perairan Mengening, Bali Dengan Pengamatan pada Aktifitas Fagositosisnya. Journal of Marine and Aquatic Sciences, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 84-88, july 2018. ISSN 2549-7103. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/jmas/article/view/40992>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/jmas.2019.v05.i01.p10.
Bagian
Articles