Analisis Efek Penularan Melalui Pendekatan Risiko Sistemik dan Keterkaitan Keuangan
Analisis Efek Penularan Melalui Pendekatan Risiko Sistemik dan Keterkaitan Keuangan
Abstrak
Sektor perbankan memiliki peran penting dalam perekonomian. Munculnya era dual banking system menjadi alternatif pendanaan selain dari bank konvensional dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Bank juga diharapkan dapat mengelola risiko dengan baik, salah satunya risiko sistemik. Risiko ini timbul karena efek penularan dan diperparah oleh keterkaitan keuangan antar bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek penularan melalui pendekatan risiko sistemik dan keterkaitan keuangn pada sistem perbankan ganda di Indonesia. Penelitian ini menggunakan model Conditional Value at Risk (CoVaR) yang dikembangkan oleh Adrian & Brunnermeier (2009) dengan sampel 8 bank syariah dan 7 bank konvensional di Indonesia periode Januari 2012 hingga Desember 2018. Hasil yang diperoleh adalah risiko sistemik dan keterkaitan keuangan mampu menjelaskan efek penularan dalam sistem perbankan. Risiko sistemik yang tinggi dan keterkaitan keuangan yang tinggi pula dapat mendorong eksternalitas negatif terhadap institusi lain dalam sistem perbankan, dalam hal ini mentransmisikan risiko.
Kata kunci: efek penularan, risiko sistemik, keterkaitan keuangan, sistem perbankan ganda
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Acharya, Viral V.; Pedersen, Lasse H.; Philipon, Thomas dan Richardson, Mathew. 2010. Measuring Systemic Risk. Working paper The 17th Duvronik Economic Conference.
Adrian, T. & Brunnermeier. 2009. CoVaR. Princeton: Princeton University, Department of Economics, Bendheim Center for Finance.
Ahmed, H. 2002. A Microeconomics Model of an Islamic Bank. Jeddah: Islamic Research and Training Institute, Islamic Development Bank Group.
Ayomi, Sri dan Hermanto, Bambang. 2013. Mengukur
Risiko Sistemik dan Keterkaitan Finansial Perbankan di Indonesia. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan.
Bank Indonesia. 2018. Definisi dan Pentingnya SSK. https://www.bi.go.id/id/perbankan/ssk/ikhtisar/definisi/Contents/Default.aspx. Diakses 21 April 2019.
Cai, Jian; Eidam, Frederik, Saunders, Anthony & Steffen, Sascha. 2018. Syndication, Interconnectedness, and Systemic Risk. Journal of Financial Stability, 34, 105-120.
De Bandt, O.; Hartman P. & Peydro, JL. 2010. Systemic Risk in Banking an update. Oxford Habook of Banking, pp 634-664.
Derbali, A. & Hallara, S. 2015. Systemic Risk of European Financial Institutions: Estimation and Ranking by the Marginal Expected Shortfall. Research in International Business and Finance.
Drakos, A. A & Kouretas, G. P. 2015. Bank Ownership, Financial Segments and the Measurement of Systemic Risk: An Application of CoVaR. International Review of Economics and Finance, 40, 127-140.
Hasan, Zubair & Kayed. 2016. Evolution of Islamic Economics: Definition, nature, methodology, problems and challenges. MPRA Paper.
Hasan, Maher & Dridi, Jemma. 2010. The Effect of the Global Crisis on Islamic and Conventional Banks: A Comparative Study. IMF Working Paper WP/10/201.
Huang, W. Q; Zhuang, X. T.; Yao, S. & Uryasev, S. 2016. A Financial Network Perspective of Financial Institutions’ Systemic Risk Contributions. Physica A.
Juhro, S.M; Darsono, Syarifuddin, M. & Sakti, Ali. 2018. Kebijakan Moneter Syariah dalam Sistem Keuangan Ganda Teori dan Praktek. Jakarta: Tazkia Publishing.
Muharam, H. & Erwin. 2017. Measuring Systemic Risk of Banking in Indonesia: Conditional Value at Risk Model Application. Jurnal Ilmu Ekonomi, 6, 301-318.
Roengpitya, R & Rungcharoenkitkul, P. 2010. Measuring Systemic Risk and Financial Linkages in the Thai Banking System. Bangkok: Journal Bank of Thailand.
Simorangkir, I. 2006. The Openness and Its Impact to Indonesia Economy: A SVAR Approach. Jakarta: Center for Central Banking Education and Studies, Bank Indonesia.
Zebua, Alfredo. 2011. Analisis Risiko Sistemik Perbankan Indonesia. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Zhou, C. 2010. Are Banks Too Big to Fail? Measuring Systemic Imprtance of Financial Institutions. International Journal of Central Banking, Vol. 16, 4, 205-250.
