AKTIVITAS DARI KUERSETIN SEBAGAI AGEN PENCERAH KULIT SECARA IN SILICO
Abstrak
ABSTRAK
Peningkatan proses melanogenesis menyebabkan sintesis melanin yang berlebih sehingga terjadi penggelapan warna kulit. Proses melanogenesis membutuhkan enzim melanogenesis yang salah satunya adalah tyrosinase-related protein 1. Salah satu senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai agen pencerah kulit adalah kuersetin. Aktivitas antioksidan dari kuersetin berperan sangat penting dalam antimelanogenesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui afinitas dan mekanisme molekuler kuersetin terhadap protein target tyrosinase-related protein 1 menggunakan metode molecular docking secara in silico. Molecular docking dilakukan melalui tahapan antara lain optimasi struktur senyawa kuersetin, preparasi protein target tyrosinase-related protein 1, validasi metode molecular docking, dan docking kuersetin pada protein tyrosinase-related protein 1. Docking kuersetin dengan tyrosinase related-protein 1 menghasilkan nilai energi ikatan -7,81 kkal/mol, sedangkan docking native ligand dengan tyrosinase related-protein 1 menghasilkan nilai energi ikatan -5,39 kkal/mol. Kuersetin memiliki afinitas yang kuat terhadap tyrosinase related-protein 1 yang ditunjukkan dari nilai energi ikatan hasil docking. Kuersetin memiliki aktivitas sebagai agen pencerah kulit secara in silico dengan mekanisme molekuler melalui penghambatan terhadap aktivitas enzim tyrosinase related-protein 1.
Kata kunci : agen pencerah kulit, in silico, kuersetin, tyrosinase-related protein 1
##plugins.generic.usageStats.downloads##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License



