Identifikasi Hubungan Aktivitas Petir Tipe Cloud to Ground Dengan Curah Hujan Di Seputaran BMKG Sanglah Tahun 2018

  • Lintang Ardhana Reswari Universitas Udayana
  • I Ketut Sukarasa Universitas Udayana
  • I Putu Dedy Pratama Stasiun Geofisika Denpasar Sanglah Denpasar, Bali
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/BF.2021.v22.i02.p07

Abstrak

Sambaran petir yang berdampak langsung ke manusia adalah jenis petir CG (Cloud to Ground). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah sambaran petir dan curah hujan (CH) yang terjadi di Seputaran BMKG Sanglah Tahun 2018. Data yang digunakan adalah data curah hujan yang diperoleh dari penakar hujan otomatis  atau Automatic Rain Gauge (ARG) dan data petir CG dari lightning detector yang terpasang di BMKG Sanglah Denpasar. Data petir CG (positif dan negatif) dibatasi dalam radius 5 km dari sensor. Data petir dan curah hujan yang diperoleh kemudian dilihat korelasinya menggunakan uji korelasi spearman untuk mengetahui hubungan antara curah hujan dan petir tersebut. Hasil yang diperoleh menunjukkan hubungan antara curah hujan dan petir CG harian dan bulanan dengan korelasi Spearman sebesar 0,372 dan 0,834 yang artinya hubungan kedua variabel tersebut memiliki korelasi searah dimana semakin besar curah hujan semakin besar pula sambaran petir yang terjadi.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

[1] Tjasyono, Mikrofisika Awan dan Hujan, Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, 2006.
[2] A. Jihad, H, Identifikasi Pola Sambaran Petir Cloud To Ground (CG) Tahun 2014 di Wilayah Provinsi Aceh, Jurnal BMKG, Staf Operasional Stasiun Geofisika Mata Ie Banda Aceh.
[3] R. Zoro, Induksi dan Konduksi Gelombang Elektromagnetik Akibat Sambaran Petir pada Jaringan Tegangan Rendah, Makara Teknologi, Bandung, 2014.
[4] T. Gunawan, Analisis Tingkat Kerawanan Bahaya Sambaran Petir Dengan Metode Simple Additive Weighting di Provinsi Bali, Skripsi, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar. Denpasar, 2014.
[5] A. Puji, Analisa Kerapatan Dan Distribusi Sambaran Petir Wilayah Jabodetabek Dan Sekitarnya Tahun 2011. Laporan Kerja Program Pendidikan Diploma III, Departemen Geofisika, Akademi Meteorologi dan Geofisika, Tangerang, 2012.
[6] Soepangkat, Pengantar Meteorologi, Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, 1994.
[7] R. Pratama, Pola Curah Hujan di Pulau Jawa pada Periode Normal, El Nino dan La Nina, Skripsi, Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia, 2011.
[8] R. Affandy, Karakteristik Pola Curah Hujan di Wilayah Sekitas Teluk (Studi Daerah Nabire Provinsi Papua dan Fakfak Papua Barat), Skripsi, Program Studi Meteorologi Fakultas Teknologi dan Ilmu Kebumian, Institut Teknologi Bandung, 2012.
[9] G.H. Fansury, Hubungan Aktivitas Petir Cloud to Ground (CG) dengan Curah Hujan di Bogor, Skripsi, Program Studi Meteorologi Fakultas Teknologi dan Ilmu Kebumian, Institut Teknologi Bandung, 2012.
[10] S.A. Pambudi, Pemetaan dan Analisis Kerapatan Petir Tipe Cloud to Ground (CG) di Wilayah Bali tahun 2009-2015, Skripsi, Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana, Denpasar, 2017.
Diterbitkan
2021-01-25
##submission.howToCite##
RESWARI, Lintang Ardhana; SUKARASA, I Ketut; PRATAMA, I Putu Dedy. Identifikasi Hubungan Aktivitas Petir Tipe Cloud to Ground Dengan Curah Hujan Di Seputaran BMKG Sanglah Tahun 2018. BULETIN FISIKA, [S.l.], v. 22, n. 2, p. 97–104, jan. 2021. ISSN 2580-9733. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/buletinfisika/article/view/69090>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/BF.2021.v22.i02.p07.

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##