Pengaruh Densitas Terhadap Kadar Air Pembuatan Briket Bioarang Kulit dan Tongkol Jagung
Abstrak
Briket merupakan salah satu bahan bakar padat pengganti bahan bakar minyak yang dihasilkan dengan cara membakar limbah pertanian yang telah diperkecil menjadi ukuran atau diameter kecil, melewati proses karbonisasi, kemudian dicetak di bawah tekanan dengan atau tanpa penambahan bahan pengikat atau komponen lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur densitas dan kadar air briket bioarang berbahan dasar kulit dan tongkol jagung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik eksperimen dan metodologi kuantitatif. Kadar air dan kepadatan merupakan variabel uji yang digunakan dalam penyelidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket terbaik diperoleh pada sampel D yang memiliki nilai densitas sebesar 0,584 g/cm3 dan kadar air sebesar 3,46%.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
[2] Haryono, H., Ernawati, E., Solihudin, S., & Susilowati, D. A. “Uji Kualitas Briket Dari Tongkol Jagung Dengan Perekat Kanji/Pet Dan Komposisi Gas Buang Pembakarannya”. Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika. vol. 04, no 02. 2020, pp. 131-139.
[3] Aisyah, Imas. Multi Manfaat Arang dan Asap Cair Dari Limbah Biomassa. Yogyakarta: CV Budi Utama. 2019.
[4] Anizar, H., Sribudiani, E., & Somadona, S. Pengaruh Bahan Perekat Tapioka Dan Sagu Terhadap Kualitas Briket Arang Kulit Buah Nipah. Perennial, vol.16, no. 1, 2020, pp. 11-17.
[5] Irmawati. I. Analisis Sifat Fisik dan Kimia Briket Arang dari Bonggol Jagung. Journal of Agritech Science, vol. 4, no 1, 2020, pp. 24-29.
[6] Iskandar, N., Nugroho, S., & Feliyana, M. F. Uji Kualitas Produk Briket Arang Tempurung Kelapa Berdasarkan Standar Mutu SNI. Jurnal Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim Semarang, Vol. 15, no 2, 2019, pp. 103-108.
[7] Katiandagho, A. C., Jaya, A. H., & Adda, H. W. Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Melalui Pembuatan Briket Sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Di Desa Sibalaya Selatan. Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia, vol. 2, no 1, 2023, pp. 138-145.
[8] M, Rahmat. Tanaman Penghasil Bahan Bakar. Jawa Tengah: ALPRIN. 2019.
[9] Nasrul, Z. A., Maulinda, L., Darma, F., & Meriatna, M. Pengaruh Komposisi Briket Biomassa Kulit Jagung Terhadap Karakteristik Briket. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, vol. 9, no 2, 2019, pp.35-42.
[10] Said, Fitriani & Herawati. Pemanfaatan Daun Pinus Jarum Untuk Dijadikan Briket Biocal Sebagai Energi Listrik Alternatif. Jurnal Elektrika Borneo (JEB), vol. 7 no 2, 2021, pp.19-24.
[11] Sugiharto, A., & Firdaus, Z. I. Pembuatan Briket Ampas Tebu dan Sekam Padi Menggunakan Metode Pirolisis Sebagai Energi Alternatif. Jurnal Inovasi Teknik Kimia, vol. 6, no 1, 2021, pp. 17-22.
[12] Masthura. Analisis dan Laju Pembakaran Briket Bioarang Dari Bahan Pelepah Pisang. Journal of Islamic Science and Technology, vol. 5, no 1, 2019, pp. 58-66.
[13] Jumiati, Ety. Karakteristik Sifat Fisis Briket Bioarang Berbahan Dasar Kulit Durian. Jurnal Ikatan Alumni Fisika Universitas Islam Negeri Medan, vol. 7, no 4, 2021, pp. 8-12.
[14] Pratiwi, Vibianti Dwi & Iman Mukhaimin. Pengaruh Suhu dan Jenis Perekat Terhadap Kualitas Biobriket dari Ampas Kopi dengan Metode Torefaksi. Jurnal Ceesa, vol. 4 no 1, 2021, pp. 39-50.
[15] Melda, Risti & Rafidah. Pemanfaatan Cangkang Coklat (Theobroma cacao L) dan Tongkol Jagung (Zea mays L) Sebagai Briket Arang (Eksperimen). Jurnal Sulolipu Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, vol. 22, no 1, 2022, pp. 154-172.