Struktur komunitas mangrove di perairan pantai Desa Sehati Kabupaten Maluku Tengah
Abstrak
Sehati merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Maluku Tengah yang memiliki kawasan
mangrove dengan luasan 66.5 ha dimanfaatkan sebagai salah satu objek wisata lokal. Sarana pendukung
pariwisata dibangun untuk meningkatkan estetika kawasan akan tetapi berimplikasi pada alih guna lahan
mangrove. Tutupan mangrove menjadi berkurang karena adanya penebangan oleh masyarakat setempat
dan intensitas sampah plastik dalam kawasan mengalami peningkatan seiring dengan rendahnya kesadaran
pengunjung. Aktivitas pariwisata tersebut memberikan tekanan yang cukup berarti bagi ekosistem
mangrove di Desa Sehati. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis struktur komunitas serta kondisi
lingkungan substrat dan perairan pada kawasan hutan mangrove di Desa Sehati, Kabupaten Maluku
Tengah. Pengumpulan data dilakukan dengan metode transek liniear kuadrat. Transek yang digunakan
sebanyak 5 buah dengan kuadrat berukuran 3x3 meter sebanyak 10 buah, serta didukung dengan
pengukuran berbagai parameter fisika kima perairan. Jenis mangrove yang ditemukan diperairan pantai
Desa Sehati sebanyak 5 jenis. Nilai indeks keanekaragaman tergolong sedang (0,965), indeks dominansi
tergolong tinggi (0,893), dan indeks kemerataan tergolong sedang (0,348). Rhizphora apiculata memiliki
nilai kerapatan (12,78 ind/m2), kelimpahan (23 ind/m2), frekuensi kehadiran (0,96%), dan indeks nilai
penting (103,56) yang paling tinggi. Kondisi faktor fisika kimia perairan masih berada dalam keadaan yang
baik bagi pertumbuhan mangrove.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Akbar N, Baksir A, Tahir I, Arafat D. 2016. Struktur Komunitas Mangrove di Pulau Mare, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Indonesia. Jurnal Depik 5(3): 133-142. ISSN Elektronik: 2502-6194.
Akbar N, Ibrahim A, Haji I, Tahir I, Ismail F, Ahmad M, Kotta R. 2018. Struktur Komunitas Mangrove di Desa Tewe Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara. Jurnal Enggano 3(1): 81-97.
Alongi DM. 2002. Present state and future of the world’s mangrove forests. Environmental Conservation 29 (3): 331–349.
Alimuddin. 2010. Komposisi dan Struktur Vegetasi Hutan Produksi Terbatas di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Agriplus 20 (02): 6-11.
Baksir A, Akbar N, Tahir I, Haji I, Ahmad N, Kotta R. 2018. Stuktur Komunitas Hutan Mangrove di Pulau Sibu Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara. Jurnal Enggano 2(3). E-ISSN 2527-5186.
Ball MC., Pidsley SM. 1995. Growth Responses to Salinity in Relation to Distribution of Two Mangrove Species, Sonneratia alba, Sonneratia lanceolata, in Northern Australia. Funtional Ecology 9(1): 77-85.
Bengen DG. 2004. Mengenal dan Memelihara Mangrove. Pusat Kajian Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB, Bogor.
Darmadi, Lewaru M, Khan AMA. 2012. Struktur Komunitas Mangrove Berdasarkan Karakteristik Substrat di Muara Harmin Desa Cangkring Kecamatan Cantigi Kabupaten Indramayu. Jurnal Perikanan dan Kelautan3(3):347-358. ISSN 2088-3137.
Ernato R, Agustriani F, Aryawati. 2010. Struktur Komunitas Gastropoda pada Ekosistem Mangrove di muara Sungai Batang Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. Jurnal Maspari 01(2): 73-78.
Fachrul MF. 2008. Metode Sampling Bioekologi. Bumi Aksara: Jakarta.
Hogarth PJ. 2007. The Biology of Mangroves and Seagrasses. New York: Oxford University Press Inc.
Indawan E, Ahmadi K, Novitawati RAD. 2012. Komposisi Mangrove pada Lahan Tercemar BTEX dan Logam Berat. Jurnal Perikanan dan Kelautan 14(1): 212-218.
Kariada TM., Andin I. 2014. Peranan Mangrove sebagai Biofilter Pencemaran Air wilayah Tambak Bandeng Tapak, Semarang. Jurnal Manusia dan Lingkungan 21(2): 188-194.
Krebs CJ. 1978. Ecology of Experimental Analisys of Distribution and Abudance. Second edition.Haper anda Row Publisher: New York.
Kustianti. 2011. Manajemen Vegetasi Mangrove. IPB Press: Bogor.
Liline S. 2010. Komunitas Rumput Laut (Seaweed) Di Perairan Pantai Dusun Pulau Osi Desa Eti Kabupaten Seram Bagian Barat sebagai Materi Pembelajaran Muatan Lokal Di Sekolah Menengah Atas. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.
Noor YS, Khazali M, Suryadiputra INN. 2012. Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia, Wetland International-Indonesia Programme, Bogor: 1-220.
Odum EP. 1993. Dasar-dasar Ekologi. Edisi ke III. Terjemahan Tjahjono Saminga. Gadjah Mada Press: Yogyakarta.
Prasetiyo DE, Zulfikar F, Shinta, Zulkarnain I. 2016. Valuasi Ekonomi Mangrove di Pulau Jawa Kepulauan Seribu :Studi Konservasi Berbasis Green Economy. Omni Akuatika 12(1): 48-54.
Rahmawati. 2006. Upaya Pelestarian Mangrove Berdasarkan Pendekatan Masyarakat. Departemen Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan
Renta PP, Pribadi R, Zainuri M, Anggraini M, Utami F. 2016. Struktur Komunitas Mangrove di Desa Mojo Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Jurnal Enggano 1(2).
Rocmahdy. 2015. Struktur dan Komposisi Jenis Mangrove Desa Bonea dan Kodiri Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara. Prosiding Simposisum Nasional Kelautan dan Perikanan II Universitas Hasanuddin Makassar.
Sasauw J, Kusen JD, Schaduw JNW. 2016. Struktur Komunitas Mangrove di Kelurahan Tongkaina Manado. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis 2(1): 17-22.
Seran W. 2019. Struktur dan Komposisi Spesies Hutan Mangrove di Pantai Paradiso Kota Kupang Nusa Tenggara Timur. Jurnal Agribisnis Perikanan11(1):43-41. E-ISSN.2598-8298.
Setyawan AD, Winarno K, Purnama PC. 2002. Biodiversitas Genetik, Species, dan Ekosistem Mangrove di Jawa. Kelompok Kerja Biodiversitas Universitas Sebelas Maret. Surakarta: 3-9.
Soegianto A. 1994. Ekologi Kuantitatif. Metode Analisis Populasi dan Komunitas. Usaha Nasional: Surabaya.
Suprihayono. 2002. Pelestarian dan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Wilayah Pesisir Tropis. PT. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
Thampanya U, Vermaat JE, Sinsakul S, Panapitukkul N. 2006. Coastal erosion and mangrove progradation of Southern Thailand. Estuarine, Coastal and Shelf Science 68: 75-85.
Tuhuteru FD., Mahfuds. 2012. Ekologi, Manfaat, dan Rehabilitasi Hutan Pantai Indonesia. Balai Penelitian Kehutanan Manado. Manado.
Wang L, Meirong Mo, Xiaofei Li, Peng L, Wenqin W. 2010. Differentiation Between True Mangrove and Mangrove Associates Based On Leaf Traits and Salt Contents. Journal of Plant Ecology 1-10.
