HUBUNGAN TINGKAT KETAHANAN PANGAN, POLA MAKAN DAN PERILAKU SEDENTARI DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA SISWA SMP DI KABUPATEN BADUNG
Abstrak
ABSTRAK
Siswa SMP tergolong dalam kelompok usia remaja, memiliki kerentanan terhadap obesitas yang dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan tubuh mereka. Obesitas merupakan kondisi yang dipengaruhi oleh multifaktor, termasuk tingkat ketahanan pangan keluarga, pola makan, dan perilaku sedentari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat ketahanan pangan keluarga, pola makan, dan perilaku sedentari dengan kejadian obesitas di kalangan siswa SMP di Kabupaten Badung. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel diambil melalui multistage random sampling, melibatkan 193 siswa. Penelitian mengenai karakteristik sosio-demografi siswa dan keluarga, ketahanan pangan keluarga, keragaman konsumsi pangan, asupan makronutrien, dan perilaku sedentari. Data yang terkumpul dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Temuan penelitian menunjukkan bahwa asupan energi (p=0,003) (OR=3,14), asupan protein (p=0,000) (OR=3,70), dan perilaku sedentari (p=0,005) berkaitan signifikan dengan risiko obesitas siswa SMP. Namun, tingkat ketahanan pangan keluarga (p=0,62) (OR=0,31), asupan karbohidrat (p=0,70) (OR=0,87), dan asupan lemak (p=0,11) (OR=0,40) tidak terbukti memiliki hubungan yang signifikan. Hasil ini mengindikasikan perlunya pendekatan yang lebih kuat dalam mendidik siswa dan melibatkan orang tua melalui program pendidikan gizi serta promosi pola makan sehat, guna mendorong partisipasi aktif siswa dalam konsumsi nutrisi yang tepat dan aktivitas fisik baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah.
Kata kunci: Remaja, Ketahanan Pangan, Pola Makan, Perilaku Sedentari, Badung
