Studi Wacana Radikalisme Di Lingkungan Mahasiswa Bali

  • Penny Kurnia Putri Fisip Udayana
  • D.A Wiwik Dharmiasih
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/JIWSP.2022.v04.i01.p03

Abstrak

Radikalisme baru-baru ini menjadi isu yang hangat dibicarakan, terutama dalam media massa. Sejak peristiwa penikaman terhadap mantan Menko Polhukam, Wiranto, yang terjadi pada 10 Oktober 2019 lalu, Mabes Polri seolah membunyikan kembali alarm kewaspadaan akan potensi munculnya bibit-bibit baru penebar teror yang sempat mati suri. Lingkungan universitas kemudian menjadi salah satu institusi pendidikan yang dianggap rentan terpapar persebaran ideologi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peta pemahaman mahasiswa di Bali terkait wacana radikalisme di Indonesia. Analisis dilakukan dengan metode kualitatif melalui kuesioner, diskusi kelompok dan wawancara terhadap mahasiswa di beberapa perguruan tinggi di Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa Bali terhadap konteks radikalisme di Indonesia adalah sangat tinggi (80%), namun kurang dalam memahami terminologi radikalisme secara keilmuan. Hanya sebagian kecil mahasiswa yang memiliki karakter kritis dalam merespon isu radikalisme dan menolak narasi tunggal. Selanjutnya, secara umum mahasiswa di Bali tidak berada dalam posisi rentan terpapar radikalisme meski terdapat pro dan kontra. Dalam ranah akademis, setiap tema isu layak untuk diperbincangkan selama tidak menyimpang dari konteks keilmuan.Pandangan kritis justru diperlukan sebagai sarana belajar, serta memahami isu dari sumber keilmuan yang sesungguhnya.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Abbas, Tahir (ed). 2007. Islamic Political Radicalism. Edinburgh University Press, Edinburgh.
Akbarzadeh, Shahram & Mansouri, Fethi (eds). 2007. Islam and Political Violence. Tauris Academic Studies, London.
Crook, Stephen. 2003. Modernist Radicalism and its Aftermath. Routledge, New York.
Gane, Mike & Johnson, Terry (eds). 2003. Foucault’s New Domain. Routledge, New York.
Gee, James Paul. 2001. An Introduction to Discourse Analysis. Routledge, New York.
Hafez, Kai. 2010. Radicalism and Political Reform in the Islamic and Western Worlds. Cambridge University Press, UK.
Whisnant, Clayton. 2012. Foucault and Discourse: A Handout for HIS 389, daring , diakses tanggal 7 Desember 2019.

Ramadhan, F.M., ‘Kampus dan Sekolah Rawan Terpapar Paham Radikal,’ Tempo Grafis, 7 Desember 2018, daring , diakses tanggal 10 Agustus 2020.

Hantoro, Juli (ed.), ‘Survei: Indonesia Tidak Sedang Darurat Radikalisme,’ Tempo Nasional, 29 November 2019, daring < https://nasional.tempo.co/read/1278217/survei-indonesia-tidak-sedang-darurat-radikalisme>, diakses tanggal 10 Agustus 2020.
Diterbitkan
2022-07-11
##submission.howToCite##
PUTRI, Penny Kurnia; DHARMIASIH, D.A Wiwik. Studi Wacana Radikalisme Di Lingkungan Mahasiswa Bali. Jurnal Ilmiah Widya Sosiopolitika, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 28-41, july 2022. ISSN 2685-4570. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/widya/article/view/78017>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/JIWSP.2022.v04.i01.p03.