EFEK MARINASI EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) DAN POWDER BAWANG PUTIH TERHADAP SIFAT FISIK DAN ORGANOLEPTIK DAGING AYAM PETELUR AFKIR
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama marinasi ekstrak bawang putih (Allium sativum L) dan powder bawang putih terhadap sifat fisik dan organoleptik daging ayam petelur afkir. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak dan Mikrobiologi Fakultas Peternakan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) dengan 2 x 2 perlakuan dengan 4 kali ulangan. Kelompok pertama adalah perlakuan marinasi ekstrak bawang putih segar dan powder bawang putih sebanyak 10% dan kelompok kedua adalah waktu marinasi selama 1,5 jam dan 3 jam. Analisis data menggunakan uji sidik ragam. Hasil penelitian pada kelompok perlakuan dan kelompok waktu menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata (P<0,05) pada uji organoleptik (warna, aroma, tekstur, penerimaan keseluruhan) dan nilai pH. Kemudian tidak terdapat perbedaan nyata (P>0,05) pada uji rasa dan susut masak. Interaksi antara perlakuan dan waktu marinasi terdapat perbedaan nyata (P<0,05) pada uji organoleptik (warna dan rasa). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulan bahwa dengan perlakuan marinasi daging ayam petelur afkir dengan bawang putih segar dan waktu marinasi 3 jam dapat meningkatkan kualitas organoleptic serta menurunkan nilai pH dan susut masak daging.
Kata Kunci: bawang putih, daging ayam petelur afkir, lama marinasi, kualitas fisik, dan uji organoleptic

