PERTUMBUHAN DAN HASIL Asystasia gangetica (L) SUBSP. MICRANTHA YANG DIPUPUK DENGAN CAMPURAN KOTORAN SAPI DAN LIMBAH ANGGUR
Abstrak
Asystasia gangetica (L) subsp. Micrantha bisa dijadikan sebagai pakan ternak secara nilai palatabilitas, nutrisi, serta dayacerna tinggi. Usaha meningkatkan hasil, kualitas, serta produktivitas tumbuhan ini dengan memakai pupuk organik dari campuran limbah anggur serta kotoran sapi untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Pengkajian ini bertarget guna mengamati pertumbuhan serta hasil Asystasia gangetica (L) subsp. Micrantha yang dipupukan memakai campuran kotoran sapi dan limbah anggur. Pengkajian ini diselenggarakan di Desa Sading, di Rumah Kaca, Kabupaten Badung Kecamatan Mengwi, hingga 12 minggu terhitung dari persiapan hingga pemotongan. Rangkaian uji coba yang digunakan ialah RAL/rancangan acak lengkap mencakup 5 tindakan serta 6 pengulangan, maka terdapat 30 unit percobaan. Perlakuan sebagai berikut: A: 100% kotoran sapi, B: 100% limbah anggur, C: 75% kotoran sapi + 25% limbah anggur, D: 50% kotoran sapi + 50% limbah anggur, dan E: 25% kotoran sapi + 75% limbah anggur. Pengkajian ini mengamati tiap variabel yang sudah ditetapkan untuk dikaji. Perolehan pengkajian pemberian pupuk campuran ini bisa mengembangkan tinggi tumbuhan, total daun, berat jumlah hijauan serta kering daun. Dibentuk simpulan bila pengembangan Asystasia gangetica (L) subsp. Micrantha dipengaruhi oleh campuran bahan kotoran sapi + limbah anggur, serta pupuk campuran 25% kotoran sapi + 75% limbah anggur memberikan pertumbuhan dan hasil Asystasia gangetica (L) subsp. Micrantha terbaik.

