Diskriminasi dan Ujaran Kebencian Pada Perempuan Dalam Game Online Mobile Legends Bang-Bang
Abstrak
Studi berjudul "Diskriminasi dan Ujaran Kebencian terhadap Perempuan dalam Game Online Mobile Legends Bang-bang" bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk dan dampak diskriminasi serta ujaran kebencian yang menyasar pemain perempuan dalam game online Mobile Legends Bang-Bang. Analisis menggunakan teori kekerasan simbolik Pierre Bourdieu, dimana penelitian kualitatif ini melibatkan wawancara dan observasi dengan informan terpilih. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pemain perempuan menghadapi stigma maskulin, stereotip, pembatasan kekuasaan, dan eksklusi sosial dalam komunitas game. Ujaran kebencian terwujud melalui bahasa kasar dan hinaan yang berkaitan dengan hewan melalui komunikasi dalam game. Perilaku ini berdampak negatif terhadap aspek psikologis, sosial, dan partisipasi perempuan secara keseluruhan dalam ranah dunia e-sports. Studi ini menyimpulkan bahwa diskriminasi dan ujaran kebencian tersebut bukanlah tindakan yang terisolasi, melainkan bagian dari mekanisme dominasi sosial yang halus dan sistemik, di mana bahasa dan simbol dalam komunitas game memperkuat dominasi laki-laki dan menormalkan pandangan negatif terhadap perempuan, bahkan oleh korbannya sendiri.