Jurnal Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu FISIP Universitas Udayana
Sellika, Author, Journal Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu FISIP Universitas Udayana
Abstrak
Quarterlife crisis bukanlah fenomena baru di Indonesia, banyak yang telah mengalaminya namun belum familiar dengan istilahnya. Quarter life crisis digambarkan sebagai keadaan yang tidak stabil, banyak pilihan, khawatir, bahkan putus asa dalam diri individu yang memasuki usia dewasa awal (Robbins, 2001). Fase tersebut dialami individu pada rentang usia 18-20an termasuk mahasiswa. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Udayana yang berlokasi di pusat kota menjadi salah satu fakultas yang memiliki mahasiswa berprofesi sebagai pekerja paruh waktu imbas oleh dialaminya fase quarter life crisis. Menggunakan metode penelitian kualitatif penulis memaparkan bagaimana pengaruh fase tersebut memberikan dampak sosial dan psikis (positif maupun negatif) sehingga mahasiswa Fisip Udayana memilih bekerja paruh waktu sebagai salah satu alternatifnya. Melalui Teori Emerging adulthood salah satu karakteristik pada masa emerging adulthood adalah self-focused,dalam hal ini remaja berfokus pada dirinya sendiri untuk menetukan pilihan-pilihan dalam hidupnya, dengan mengurangi keterikatan kepada orangtua maupun orang lain.