EKSTRAKSI DNA DARI SIKAT GIGI BERDASARKAN LAMA PEMAKAIAN DAN LAMA PENYIMPANAN SETELAH DIPAKAI

  • Agriani Dewinta Bachelor Of Science In Biology Udayana University
  • I Ketut Junitha PS Biologi FMIPA UNUD
  • Made Pharmawati PS Biologi FMIPA UNUD
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/JSIMBIOSIS.2022.v10.i01.p02

Abstrak

Dalam beberapa tahun belakangan ini di Indonesia sering terjadi bencana, baik bencana alam, bencana non-alam, dan bencana sosial yang memakan banyak korban jiwa. Proses identifikasi pada korban jiwa yang mengalami bencana alam, bencana non-alam, dan bencana sosial seringkali menggunakan DNA. Metode identifikasi primer yang biasa digunakan dalam DVI adalah DNA. Disaster Victim Identification (DVI) merupakan prosedur untuk mengidentifikasi korban meninggal, akibat bencana korban massal yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan mengacu pada standar baku Interpol. Sumber data DNA terdiri dari sumber data primer dan sekunder. Sikat gigi merupakan sumber data DNA sekunder. Sikat gigi biasa digunakan sebagai salah satu sumber sampel DNA pembanding yang dipilih dalam kasus-kasus identifikasi korban meninggal tanpa keluarga sebagai pembanding. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa waktu pemakaian dan bagian sikat gigi tidak berpengaruh nyata (P>0,01) terhadap jumlah DNA. Hasil uji kualitas menggunakan gel elektroforesis hanya ada 7 sampel yaitu 2b, 3a, 10a, 10b, 11a, 11b, 12b yang terlihat ada pendaran pita tipis dan DNA smear. Dilakukan uji PCR-RAPD untuk menguji DNA yang diekstrak bisa diamplifikasi. Hasil PCR-RAPD dari 12 sampel DNA ada 7 sampel berhasil diamplifikasi menunjukkan bahwa DNA yang diekstrak dari sikat gigi dapat diamplifikasi.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2022-03-28
##submission.howToCite##
DEWINTA, Agriani; JUNITHA, I Ketut; PHARMAWATI, Made. EKSTRAKSI DNA DARI SIKAT GIGI BERDASARKAN LAMA PEMAKAIAN DAN LAMA PENYIMPANAN SETELAH DIPAKAI. SIMBIOSIS, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 14-27, mar. 2022. ISSN 2337-7224. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/simbiosis/article/view/73880>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/JSIMBIOSIS.2022.v10.i01.p02.
Bagian
Articles