VARIATION OF FINGERPRINT PATTERNS OF KAILINESE AND TORAJANESE TRIBES IN PALU AND SIGI REGENCY, CENTRAL SULAWESI

  • Graciella Stevani Gulo Universits Udayana
  • I Ketut Junitha
  • Iriani Setyawati
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/JSIMBIOSIS.2020.v08.i02.p01

Abstrak

Penelitian variasi pola sidik jari Suku Kaili dan Toraja telah dilakukan di Kota Palu dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi pola sidik jari, Indeks Dankmeijer, Indeks Furuhata dan jumlah total sulur masyarakat Suku Kaili dan Toraja. Probandus dibagi menjadi tiga kelompok yaitu Kaili Da’a (rumpun Suku Kaili yang memiliki karakteristik fenotip menyerupai Ras Australomelanesoid), Suku Kaili lainnya serta Suku Toraja yang tergolong ras Mongoloid. Sampel sidik jari diambil menggunakan metode purposive sampling dengan total 180 probandus, terdiri atas 60 orang (30 laki-laki dan 30 perempuan) di setiap kelompok suku. Kesepuluh ujung jari tangan probandus digosok dengan kertas yang berisi gosokan pensil 4B, sidik jari diambil menggunakan selotip bening, kemudian selotip ditempelkan pada formulir probandus. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-square dan uji Student-t. Hasil analisis sidik jari menunjukkan empat pola sidik jari ditemukan pada Suku Kaili dan Toraja. Frekuensi whorl tertinggi ditemukan pada Suku Toraja (50,17%), sedangkan Kaili Da'a dan Kaili lainnya memiliki frekuensi loop yang lebih tinggi. Analisis tipe whorl menunjukkan simple whorl merupakan tipe yang paling banyak ditemukan di ketiga populasi. Selanjutnya double loop whorl dan yang paling sedikit frekuensinya adalah central pocket whorl. Nilai Indeks Furuhata pada masyarakat Suku Toraja, Suku Kaili dan Kaili Da’a secara berturut-turut adalah 102,73; 57,37; dan 95,06 sedangkan nilai Indeks Dankmeijer secara berturut-turut adalah 1,99; 5,61; dan 2,77.  Jumlah rata-rata total sulur pada masyarakat Suku Toraja, Suku Kaili dan Kaili Da’a secara berturut-turut adalah sebesar 134; 128,08 dan 133,56.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Adamu, L. H and M. G. Taura. 2017. Embryogenesis and Application of Fingerprints-A Review. 2017. International Journal of Human Anatomy, 1 (1): 1-8.
De Jongh, Arent., A. R. Lubach., S. L. L. Kwie and I. Alberink. 2019. Measuring the Rarity of Fingerprint Patterns in the Dutch Population Using an Extended Classification Set. Journal of Forensic Science, 64 (1): 108-119.
Hidayati, F. 2015. Variasi Pola Sidik Jari pada Populasi Jawa dan Papua. AntroUnairdotNet, IV (1): 30-41.
Jacob, T. 1981. A Dermatoglyphic Study in Klaten, Central Java. Berkala Bioantropologi Indonesia, 1(2) : 87-102.
Junitha, I. K. 2005. Pola Sidik Jari Masyarakat Bali Aga: Desa Tenganan Pengrigsingan dan Desa Terunyan. Jurnal Biologi, 9 (1) :8-12.
Karthick, R., K. M. K. Masthan, N. A. Babu., R. J. Krupa and N. Anitha. 2015. Dermatoglyphics – A Review. Biomedical and Pharmacology Journal, 8: 417-420.
Lakshmi, P. J. and R. Thenmozhi. 2014. A Short Review on Dermatoglyphics. Journal of Pharmaceutical Sciences and Research, 6 (4): 200-202.
Mavalwala, J., D. R. Swindler and E. E. Hunt. 1963. The Dermatoglyphics of the West Nakanai of New Britain. American Journal of Physical Antrhopology, 21(3):335-340.
Oktaviona, M. 2011. Distribusi Tipe Tonjol Carabelli Gigi Molar Pertama dan Variasi Bentuk Shovel Gigi Insisivus Pertama di Rahang Atas pada Mahasiswa FKG USU Angkatan 2007/2008, 2008/2009. Tersedia dalam http://www.repository.usu.ac.id/bitstream/12345678/23874/4/Chapter%2011.pdf Diakses 20 September 2019.
Paembonan, L., A. M. Palampanga., C. Tindjabate and M. Moelyono. 2018. Migrant Torajans in Palu City Central Sulawesi Province in The Perspective of Social Economic and Culture. International Journal of Graduate Research and Review, 5 (1): 95-100.
Purbasari, K. dan A. R. Sumadji. 2017. Variasi Pola Sidik Jari Mahasiswa Berbagai Suku Bangsa di Kota Madiun. Jurnal Florea, 4 (2): 47-54.
Purwanti, S. H. 2016. Mengenal DNA Populasi Batak, Jawa, Dayak, Toraja dan Trunyan. RAYYANA Komunikasindo. Jakarta.
Rahayu, R. 1997. Analisis Delesi 9-Pasangan Basa DNA Mitokondria pada Populasi Suku Batak, Suku Toraja dan Suku Jawa. Skripsi S-1 FMIPA Universitas Indonesia (Tidak dipublikasikan).
Rahim, A. R. 2017. Mengenal Lebih Dekat Tana Toraja. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta.
Ramani, P., Abhilash, H. J. Sherlin, Anuja, P. Premkuman, Chandrasekar, Sentamilselvi and Janaki. 2011. Conventional Dermatoglyphics_Revived Concept: A Review. International Journal of Pharma and Bio Science, 2 (3).
Rismalia. 1998. Analisis Delesi 9-Pasangan Basa dan Motif Polinesia pada DNA Mitokondria Empat Populasi Suku di Sulawesi. Skripsi S-1 FMIPA Universitas Indonesia (Tidak dipublikasikan).
Saleh, S. 2013. Kearifan Lokal Masyarakat Kaili di Sulawesi Tengah. Jurnal Academica FISIP UNTAD, 5 (2): 1126-1134.
Samehsalari, S., K. R. Reddy and K. Mohsenpour. 2016. The Incidence of Finger Ridge Counts among the Christian Population of Mysore, India. International Journal of Modern Anthropology, 9: 66-75.
Tadjudin, M. K., W. Ramelan dan A. Suar. 1970. Dermatoglifik Djari-Djari Tangan pada Beberapa Suku di Indonesia. Laporan Seminar Biologi ke-2: 639-660.
White, N. G. 1979. The Use of Digital Dermatoglyphic in Assessing Population Relationships in Aboriginal Australia. Birth Defects, 15 (6): 437-454.
Widianto, H. 2018. Manusia Modern Awal, In Indonesia dalam Arus Sejarah, edited by Truman Simanjuntak and Harry Widianto, Jilid 1, 162–177. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Jakarta.
Wiradnyana, K. 2015. Budaya Austronesia di Indonesia Bagian Barat dalam Kaitannya dengan Migrasi Out of Taiwan. Berkala Arkeologi Sangkhakala, 18 (1): 22-39.
Yang, X., J. Xiaojun., Z. Yixuan and L. Hui. 2016. Genetic Rules for The Dermatoglyphics of Human Fingertips and Their Role in Spouse Selection: A Preliminary Study. Springerplus, 5: 1-6.
Yuniawati, D. Y. 2016. Keterkaitan Etnik Da’a di Wilayah Pedalaman Pegunungan Gawalise, Sulawesi Bagian Tengah, dengan Populasi Australomelanesoid di Sulawesi. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi, 34 (1): 1-18.
Diterbitkan
2020-09-03
##submission.howToCite##
GULO, Graciella Stevani; JUNITHA, I Ketut; SETYAWATI, Iriani. VARIATION OF FINGERPRINT PATTERNS OF KAILINESE AND TORAJANESE TRIBES IN PALU AND SIGI REGENCY, CENTRAL SULAWESI. SIMBIOSIS, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 52-62, sep. 2020. ISSN 2337-7224. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/simbiosis/article/view/61114>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/JSIMBIOSIS.2020.v08.i02.p01.
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 3 > >>