Model Pengembangan Kriteria Desain Rusunawa Berdasarkan Kepuasan Penghuni: Studi Kasus, Rumah Susun Sederhana Sewa Kutobedah di Kota Malang
Abstrak
Pembangunan rumah susun di kota-kota besar merupakan konsekuensi logis dalam mengantisipasi perkembangan kotanya, terutama di kawasan permukiman kumuh. Cepat atau lambat pembangunan rusunawa dilaksanakan terutama di kota-kota besar yang berkepadatan tinggi. Walaupun mereka nantinya bertempat di rusun, keguyuban masyarakat di perkampungan harus dipertahankan. Kebersamaan penghuni rusunawa merasa lebih puas bertempat tinggal di dalamnya. Untuk menunjang program tersebut perlu dicari model pengembangan kriteria desain, terutama dari aspek kepuasan penghuni dalam berinteraksi sosial. Hasil-hasil studi memperkuat pernyataan bahwa manusia dan lingkungannya dihubungkan congruence, dalam beraktivitas manusia mempunyai pilihan-pilihan sebagai alternatip perilaku di dalam lingkungannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif berdasarkan sikap kepuasan penghuni dan pengamatan pola perilaku berinteraksi sosial. Berdasar studi tersebut disusun panduan kriteria desain untuk mendapatkan konsep rancangan yang terbaik guna memberikan rasa puas bagi penghuninya. Bahasan ini menunjukkan bagaimana pola perilaku di ruang publik (selasar, Dapur dan KM/WC umum) yang dikehendaki penghuni dalam berinteraksi sosial dengan mengambil kasus rusunawa Kutobedah pertama kali yang dibangun oleh pemerintah Kota Malang pada tahun 1995.
Kata kunci: rusunawa, kepuasan, pola perilaku
##plugins.generic.usageStats.downloads##
The copyright of the received article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.
