Makna dan Konsep Arsitektur Tradisional Bali dan Aplikasinya dalam Arsitektur Masa Kini

  • I Nyoman Susanta Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Udayana
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/JRS.2017.v04.i02.p08

Abstrak

Publikasi ini berkaitan dengan studi tentang beragam prinsip dan makna yang menentukan keberadaan arsitektur tradisional Bali. Pelaksanaannya didasari pada kekhawatiran akan hilangnya tradisi dalam membangun yang dimiliki masyarakat di Bali, seiring dengan terjadinya banyak perubahan terhadap sirkumstansi-sirkumstansi yang menentukan keberadaan arsitektur ini.  Dalam merespon kekhawatiran tersebut, artikel ini bertujuan untuk memberi pemahaman terkait aspek-aspek non-fisik. Ini akan menjadi pengetahuan, yang diharapkan akan memberi landasan pikir yang mendasar ketika perubahan dan transformasi dipandang sebagai keputusan yang perlu untuk diambil. Di dalamnya artikel ini memproposisikan bahwa praktek modifikasi dan pengulangan yang dilakukan secara kontinyu merupakan sebuah strategi yang bisa mempertahankan makna, konsep, serta tata nilai yang terkandung di dalam arsitektur tradisional Bali. Penelitian ini dilaksanakan dengan menerapkan pendekatan-pendekatan kualitatif. Pengkoleksian data dilaksanakan dengan melaksanakan survey lapangan dan studi literatur. Diskusi serta analisa yang dipresentasikan di dalam artikel ini telah diperkaya oleh pengalaman-pengalaman praktis yang dimiliki Penulis.


Kata kunci: makna, prinsip, arsitektur tradisional, modifikasi, transformasi

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2017-10-30
##submission.howToCite##
SUSANTA, I Nyoman. Makna dan Konsep Arsitektur Tradisional Bali dan Aplikasinya dalam Arsitektur Masa Kini. RUANG: Jurnal Lingkungan Binaan (SPACE: Journal of the Built Environment), [S.l.], v. 4, n. 2, p. 199-212, oct. 2017. ISSN 2355-570X. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/ruang/article/view/39673>. Tanggal Akses: 05 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/JRS.2017.v04.i02.p08.
Bagian
Articles