Perilaku Pengunjung dalam Memanfaatkan Fungsi Ruang Publik di Area Monumen Ground Zero Legian Kuta
Abstrak
Monumen Ground Zero didirikan bertujuan untuk memperingati peristiwa ledakan bom Pada tanggal 12 Oktober 2002. Seiring dengan perkembangan pariwisata di kawasan Legian, Monumen Ground Zero tanpa didukung dengan ketersediaan lahan yang mencukupi, berdampak pada munculnya sektor informal (seperti pedagang kaki lima (PKL) dan perilaku pengunjung duduk di atas trotoar), sehingga mengakibatkan berkurangnya luasan ruang publik dan kenyamanan pejalan kaki. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi perilaku pengunjung dalam memanfaatkan fungsi ruang publik. Paper berikut ini menjawab pertanyaan terkait perilaku pengunjung dalam memanfaatkan fungsi ruang publik serta faktor-faktor yang menjadi pemicu pengunjung dalam memanfaatkan ruang publik di area Monumen Ground Zero. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan fungsi ruang publik dilakukan oleh pengunjung pada jam-jam tertentu, sebagai rangkaian perilaku secara sengaja dilakukan oleh pengunjung. Perilaku pengunjung dalam memanfaatkan fungsi ruang publik berdasarkan jenis perilaku didasari oleh perilaku alami (innate behavior) dan perilaku meniru (imitate behavior). Faktor utama pendorong perilaku pengunjung memanfaatkan fungsi ruang publik didasari oleh faktor personal, faktor situasi, faktor budaya dan faktor ketersediaan lahan.
Kata kunci: perilaku, ruang publik, innate, imitative, Monumen Ground Zero
##plugins.generic.usageStats.downloads##
The copyright of the received article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.
