Kajian dan Evaluasi Sistem Suplai Energi Listrik PLTS dan PLTB di Kampus Teknik Elektro Universitas Udayana Bukit Jimbaran Bali

  • Intan Aprilia Medina Electrical Engineering Udayana University
  • I.A.D Giriantari
  • I.W Sukerayasa
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/MITE.2018.v17i03.P02

Abstrak

Hibrid PLTS dan PLTB dapat mengatasi permintaan energi listrik, sehingga diperlukan adanya sebuah pembangkitan listrik dengan sistem hibrid (PLTH). Salah satu penerapan konsep pembangkitan listrik hibrid dengan sistem jaringan mikro berada di Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Udayana Bukit Jimbaran, Bali. PLTH ini merupakan proyek kolaborasi antara Universitas Udayana dan Kementerian  ESDM. PLTH di Teknik Elektro Udayana membutuhkan kajian dan evaluasi dari sistem suplai energi dari pembangkitan tenaga listrik tersebut agar mengetahui performa PLTS dan PLTB gedung DH. Studi ini menggunakan software HOMER (Hybrid Optimization Model For Electric Renewable) free trial version. Telah dilakukan analisis performa yang menunjukkan PLTS dan PLTB gedung DH tidak mampu memenuhi beban listrik pada bulan September, Oktober serta November 2017. Kondisi real produksi energi listrik dari PLTS mencapai 26.750,83  kWh per tahunnya, sedangkan simulasi HOMER sebesar 35.956 kWh per tahun. Kondisi real produksi energi listrik dari PLTB mencapai 4555,78 kWh per tahunnya, sedangkan simulasi HOMER lebih besar sebesar 33521 kWh per tahun. Seluruh produksi energi listrik simulasi HOMER lebih besar dari kondisi real. Pengurangan energi listrik setelah adanya hibrid ini mencapai 31306,62 kWh per tahun atau sebesar 64 % dari total beban listrik.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

[1] PT. PLN (Persero). Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2018-2027. Indonesia, 2018.
[2] Nurrohim, Agus. “Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid Sebagai Solusi Kelistrikan di Daerah Terpencil”. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia. Vol 14,No.2. 2012.
[3] IAD Giriantari, Rina Irawati. Smart Microgrid System with Supply from Hybrid. ICSGTEIS 2016. Bali, Indonesia : Udayana University, 2016.
[4] Trisnasari,C.T. “Pemodelan dan Simulasi Sistem Proteksi Microgrid”. Jurnal Teknik ITS. 5(2) : 48-52. 2016.
[5] Microgrid Institute. http://www.microgridinstitute.org/. [Online]
[6] Heri Desrizal, Iswadi H R. “Analisis Ketersediaan Sistem Pembangkit Berbasiskan Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya”. Jom FTEKNIK. Vol 5 No. 1. 2018
[7] Critical Power. https://www.criticalpowersupplies.co.uk/. [Online]
[8] Kunaifi. “Program HOMER Untuk Studi Kelayakan Pembangkit Listrik Hibrida Di Propinsi Riau”. Seminar Nasional Informatika (SemnasIF) 2010. Yogyakarta : UPN Veteran Yogyakarta, 2010.
[9] Yuniari Margareta, IAD Giriantari, Sukerayasa I Wyn. 2017. Analisis Model Supply Pada Jaringan Sistem Kelistrikan di Fakultas Teknik Universitas Udayana Bukit Jimbaran. Teknologi Elektro, Vol.16, No.03 (September-Desember).
[10]Darma Putra, Krisna. 2015, Perencanaan Sistem Jaringan Mikro (Microgrid) dengan Supply dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Generator Set di Jurusan Teknik Elektro Universitas Udayana. Teknologi Elektro, Vol.14. No. 2 (Juli – Desember): 69-74
Diterbitkan
2018-12-05
##submission.howToCite##
MEDINA, Intan Aprilia; GIRIANTARI, I.A.D; SUKERAYASA, I.W. Kajian dan Evaluasi Sistem Suplai Energi Listrik PLTS dan PLTB di Kampus Teknik Elektro Universitas Udayana Bukit Jimbaran Bali. Jurnal Teknologi Elektro, [S.l.], v. 17, n. 3, p. 311-318, dec. 2018. ISSN 2503-2372. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/mite/article/view/40031>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/MITE.2018.v17i03.P02.