Kajian Area Penyinaran Dan Nilai Intensitas Pada Peralatan Blue Light Therapy
Abstrak
Kasus bayi kuning (hiperbilirubinemia) merupakan salah satu keadaan yang sering ditemukan pada bayi baru lahir. Salah satu tindakan untuk menurunkan tingkat bilirubin pada bayi kuning adalah dengan fototerapi menggunakan blue light therapy. Ada dua jenis peralatan blue light therapy yang saat ini dipergunakan pada ruang Cempaka di rumah sakit Sanglah, yaitu :blue light therapy lampu fluorescent dan blue light therapy lampu LED. Kedua jenis peralatan tersebut memiliki bentuk dan sumber cahaya yang berbeda. Hasil analisa bentuk sumber cahaya pada kedua peralatan therapy menunjukkan bahwa blue light therapy lampu fluorescent yang berbentuk persegi panjang akan menghasilkan area penyinaran yang lebih luas dari blue light therapy LED yang hanya menghasilkan area penyinaran terbatas pada permukaan bidang kerja.Berdasarkan pada area dan intensitas penyinaran yang dihasilkan oleh kedua bentuk blue light therapy maka dapat disimpulkan bahwa blue light therapy lampu fluorescent yang berbentuk persegi panjang pada jarak 30 cm akan menghasilkan area penyinaran yang lebih luas dengan nilai rata-rata intensitas yang lebih tinggi (12mW/cm2/nm) dibandingkan dengan blue light therapy LED yang hanya menghasilkan area penyinaran terbatas pada permukaan bidang kerja dengan nilai rata-rata intensitas yang lebih rendah (6 mW/cm2/nm).
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
[2] Saifuddin, A. B. 2007. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo.
[3] Khosim, MS. 2004. Buku Panduan Manajemen Masalah Bayi Baru Lahir untuk Dokter, Bidan, dan Perawat di Rumah Sakit. Jakarta. IDAI.
[4] Gomella, T. L. 2009. Hyperbilirubinemia Indirect (Unconjugated Hyperbilirubinemia) : Management, Procedures, on-call, Disease and Drug. Seventh edition. Lange Medical Books.
[5] Maulida, L. F. 2013. Ikterus Neonatorum. PROFESI. Volume 10 / September 2013 -Februari 2014.
[6] Sunardi, dkk. 2012.Fisika Berbasis Pendidikan Karakter Bangsa. Bandung. PT Srikandi Empat Widya Utama.
[7] Stokowski, L. A. 2006. Fundamentals of Phototherapy for Neonatal Jaundice. Advancesin Neonatal Care, 11 (5S): S10-S21.
[8] Hobbie R., Roth B. 2015. Intermediate Physics for Medicine and Biology. Fifth Edition. USA. Springer. Diunduh dari URL : http://www.springerlink.com pada tanggal 30 Mei 2018.
[9] Maisels, M.J., Donagh, F.A. 2008. Phototherapy for Neonatal Jaundice. N Engl J M. 358:920-8.
[10] American Academy of Pediatrics (AAP), Subcommitte on Hyperbilirubinemia. 2004. Management of Hyperbilirubinemia in the Newborn Infant 35 or More Weeks of Gestation. Pediatrics. 114 : 297-316.
[11] Buthani, VK. MD. and The Committee on Fetus and Newborn. 2011. Phototherapy to Prevent Severe Neonatal Hyperbilirubinemia in the Newborn Infant 35 or More Weeks of Gestation. Pediatrics. 128 :1046-1052.
[12] Brandao D., Draque C., Sanudo A., Filho G., Almeida M. LED versus Daylight Phototherapy at Low Irradiance in Newborns = 35 Weeks of Gestation : Randomized Controlled Trial. J Matern Fetal Neonatal Med
2015 ; 28:172530.
[13] Kepmenkes RI, 2014. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 118/ Menkes/ SK/ IV/ 2014 Tentang Kompendium Alat Kesehatan. Menteri Kesehatan RI. Jakarta.
[14] Swamardika, I.B. A. 2009. Pengaruh Radiasi Gelombang Elektromagnetik terhadap Kesehatan Manusia. Majalah Ilmiah Teknologi Elektro. Volume 8 No. 1 Januari - Juni 2009.
[15] Harten, P., Van. 1985. Instalasi Listrik Arus Kuat 2. Bandung. Binacipta.
[16] Muhaimin. 2001. Teknologi Pencahayaan. Bandung. PT. Refika Aditama.
[17] Chumaidy, A. 2017. Analisa Perbandingan Penggunaan Lampu TL, CFL, dan Lampu LED. Sinusoida Vol. XIX No.1.
[18] JB Medical Supplies. 2018. Bilitron 3006 Product Catalog. Diunduh dari http://www.jbmedicalsupplies.com.au/our-products/bilitron-3, pada tanggal 18 Januari 2018.
[19] David, Ningbo. 2018. XHZ-90 Neonate bilirubin Phototheraphy Equipment. Ningbo David Medical Device CO.LTD. China.
[20] Jaya Multi Mandiri. 2018. Katalog Produk Lux Meter. Diunduh dari https://digital-meter-indonesia.com/lux-meter-alat-pengukur-cahaya, pada tanggal 20 Januari 2018
[21] Rory. 2016. Rumus Statistik. Diunduh dari https://www.rumusstatistik.com/2013/07/rata-rata-mean-atau-rataan.html, pada tanggal 27Maret 2018

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License