Analisa Biaya Penggunaan Bersama Jaringan Transmisi Kawasan BTDC Nusa Dua

  • mahadi putra
  • Ida Ayu Dwi Giriantari Universitas Udayana
  • Wayan Gede Ariastina Universitas Udayana
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/MITE.2018.v17i01.P18

Abstrak

Di seluruh dunia deregulasi sektor bisnis listrik berubah dari suatu yang terpusat dan terintegrasi menjadi suatu industri tersegmentasi berdasarkan kompetensi para pelaku bisnis tersebut. Bentuk perdagangan baru dengan akses bebas pada saluran transmisi maupun distribusi telah mendorong suatu perdagangan kompetitif antar konsumen dan pemilik pembangkit. Pada lingkungan tersebut, jaringan transmisi dianggap sebagai faktor pokok dalam pasar listrik. Pemanfaatan transmisi perusahaan lain untuk menyalurkan tenaga listrik umumnya dikenal sebagai PBJT atau Wheeling Transaction. Istilah PBJT di Indonesia dikenal dengan Penggunaan Bersama Jaringan Transmisi. Ada beberapa metode yang digunakan untuk menghitung biaya sewa transmisi dalam paper ini digunakan dua perhitungan alokasi biaya yang memungkinkan untuk diaplikasikan pada sistem kelistrikan Bali yakni, metode Postage-Stamp Rate, metode MW-mile. Pada Paper ini, akan mengaplikasikan metode Postage Stamp Rate dan MW-mile dari Wheeling Transaction dengan tujuan untuk mendapatkan perhitungan biaya sewa transmisi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.


Keywords— Transmisi, PBJT, Wheeling Transaction, Postage-Stamp Rate, MW-mile

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

[1] PLN APD Bali. Data Beban Harian. Bali. 2014
[2] Shahidehpour, M. Market Operations In Electric Power Systems Forecasting, Scheduling, and Risk Management. IEEE Wiley-Interscience, (ISBN 0471443379). 2002
[3] PLN. Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PT PLN (Persero) 2013-2022. Jakarta. 2013
[4] Hassan. Wheeling Charges Methodology For Deregulated Electricity Markets Using Tracing-Based Postage Stamp Methods. International Journal of Integrated Engineering, Vol. 3 No. 2 (2011) p. 39-46. 2011
[5] Kharbas, M.. Transmission Tariff Allocation Using Combined MWMile & Postage Stamp Methods. in IEEE PES Innovative Smart Grid Technologies. India. page 6-11, 2011. 2011
[6] Cekdin, C. Sistem Tenaga Listrik. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.2006
[7] PLN. Laporan Akhir Kajian Implementasi Penggunaan Bersama Jaringan Transmisi. Lembaga Kerjasama Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada. 2014
[8] Mataram, Made. Profil Sistem Kelistrikan Bali Pasca GI Pemecutan Kelod Dan PLTU 780 MW Celukan Bawang Beroperasi. Majalah Teknologi Elektro: Vol. 9 No.1 Januari – Juni 2010
[9] S.Kumara, Nyoman. Telaah Terhadap Program Percepatan Pembangunan Listrik Melalui Pembangunan PLTU Batubara 10.000 MW. Majalah Teknik Elektro: Vol. 8No.1Januari-Juni2009
Diterbitkan
2018-05-15
##submission.howToCite##
PUTRA, mahadi; GIRIANTARI, Ida Ayu Dwi; ARIASTINA, Wayan Gede. Analisa Biaya Penggunaan Bersama Jaringan Transmisi Kawasan BTDC Nusa Dua. Jurnal Teknologi Elektro, [S.l.], v. 17, n. 1, p. 131-142, may 2018. ISSN 2503-2372. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/mite/article/view/32736>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/MITE.2018.v17i01.P18.