SIMULASI TEGANGAN DIP PADA JARINGAN TEGANGAN MENENGAH MENGGUNAKAN MODEL EMTP

  • Agung Warsito
  • Abdul Syakur
  • Nur Taat Sayekti

Abstrak

Tegangan dip pada jaringan tegangan menengah (JTM) akibat adanya gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah disimulasikan dengan menggunakan model EMTP ( Electromagnetic Transient Program ). Hasil-hasil gelombang tegangan dip yang ditampilkan untuk selanjutnya dianalisa.

Data-data jaringan tegangan menengah sebagai studi kasus diambil dari feeder srondol 1 ( SRL 1 ) yang menyuplai tenaga listrik ke kampus UNDIP Tembalang.

Berdasarkan hasil simulasi, didapatkan tegangan dip di titik gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah pada belitan primer transformator DIII Teknik sebesar 61,5 % tegangan fasa-netral. Tegangan dip ini tidak mengganggu operasi beban listrik apabila terjadi kurang dari 0,2 detik. Sementara tegangan dip akibat gangguan hubung singkat satu fasa pada saluran antara percabangan Teknik Kimia dan saluran Teknik Mesin – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan sebesar 72,49 % dan tegangan dip ini tidak akan menyebabkan sistem tergganggu apabila terjadi kurang dari 0,5 detik.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

##submission.authorBiographies##

Agung Warsito
Jurusan Teknik Elektro – Fakultas Teknik – Universitas DiponegoroJl. Prof. Soedarto SH Tembalang – Semarang. Telp. Fax.: 024-7460057
Abdul Syakur
Jurusan Teknik Elektro – Fakultas Teknik – Universitas DiponegoroJl. Prof. Soedarto SH Tembalang – Semarang. Telp. Fax.: 024-7460057
Nur Taat Sayekti
Jurusan Teknik Elektro – Fakultas Teknik – Universitas DiponegoroJl. Prof. Soedarto SH Tembalang – Semarang. Telp. Fax.: 024-7460057
Diterbitkan
2012-08-07
##submission.howToCite##
WARSITO, Agung; SYAKUR, Abdul; SAYEKTI, Nur Taat. SIMULASI TEGANGAN DIP PADA JARINGAN TEGANGAN MENENGAH MENGGUNAKAN MODEL EMTP. Jurnal Teknologi Elektro, [S.l.], v. 8, n. 1, aug. 2012. ISSN 2503-2372. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/mite/article/view/1569>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026