Tingkah Laku Bertelur dan karakteristik Fisik Sarang Maleo (Marcocephalon maleo) di Cagar Alam Panua Desa Maleo Kecamatan Paguat
Abstrak
Pengetahuan tentang tingkah laku Maleo sangat penting agar aktivitas yang dilakukan di dekat areal peneluran tidak mengganggu aktivitas burung Maleo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkah laku bertelur Maleo dan karakteristik lubang peneluran Maleo. Penelitian ini menggunakan metode survey yaitu melakukan pengamatan secara langsung dengan melihat fakta dan fenomena yang ada di lapangan. Untuk pengambilan data karakteristik sarang menggunakan metode ekploratif, yaitu menjelajah tempat peneluran kemudian melakukan pengukuran karakteristik fisik sarang yang terdapat telur. Tingkah laku burung Maleo saat akan melakukan aktivitas bertelur di kawasan cagar alam Panua yaitu perilaku menggali lubang, perilaku mengawasi, perilaku menimbun, perilaku mencari makan, perilaku bertengger, perilaku memilih lokasi, perilaku beristirahat, perilaku bermain dan menari. Karakteristik lubang peneluran burung Maleo yang berada di kawasan cagar alam Panua yaitu ukuran kedalaman dan lebar rata-rata lubang peneluran adalah 65 cm dan 62 cm serta suhu lubang peneluran dan permukaan pada pagi hingga sore sebesar 31,75-33,6?C (lubang peneluran) dan 27,5-50,5?C (permukaan). Faktor lingkungan lainnya seperti kelembaban berkisar 20-35% dan derajat keasaman pada skala 7 serta komposisi penyusun utama sarang peneluran terdiri atas 98 - 100% pasir, 0 – 2% debu dan 0% liat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pelestarian burung Maleo.
