Eliminasi Escherichia coli O157:H7 Yang Diisolasi Dari Daging Sapi Di Rumah Potong Hewan (RPH) Dan Pasar Tradisional
Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas daging sapi di RPH dan pasar Tradisional di Denpasar, Badung, dan Klungkung ditinjau dari angka Escherichia coli dan E. coli O157:H7 yang dicurigai mencemari daging sapi. Penelitian eksperimen dilakukan di laboratorium dengan uji pemanasan terhadap E. coli O157:H7 untuk mengetahui ketahanan panas dari E. coli O157:H7. Daging sapi yang diambil di pasar Nyanggelan Panjer menunjukkan nilai angka E. coli paling tinggi yaitu 222,3 koloni/g, dan nilai E. coli paling rendah didapat pada daging sapi yang diambil di RPH Kaliunda yaitu 2,3 koloni/g. Hasil identifikasi pada 39 sampel daging sapi menunjukkan semua sampel daging sapi mengandung E. coli, sebanyak 24 sampel positif E. coli O157, dan 9 sampel lainnya menunjukkan positif E. coli O157:H7. Perlakuan pemanasan pada suhu 60? masih ada pertumbuhan koloni E. coli O157:H7 pada cawan Petri, namun telah terjadi penurunan dari jumlah koloni awal sebelum proses pemanasan. Seluruh lokasi pengambilan 100% terkontaminasi E. coli, 61.5% positif E. coli O157, dan 25.6% positif E. coli O157:H7. Pemanasan 65? selama 15 detik dan 70? selama 5 detik dapat membunuh E. coli O157:H7 pada daging sapi.
Kata kunci: E. coli O157:H7, daging sapi, RPH, pasar tradisional, proses pemanasan
