Aplikasi Penghitungan Gross Primary Production dari Data Penginderaan Jauh
Abstrak
Penghitungan Gross Primary Production yang memanfaatkan data penginderaan jauh dapat dilakukan dengan aplikasi penginderaan jauh komersil. Penghitungan Gross Primary Production pada aplikasi penginderaan jauh komersil dilakukan secara manual. Penghitungan dengan cara manual ini dikarenakan aplikasi tersebut tidak menyediakan fungsi khusus untuk memungkinkan pengguna dapat menghitung Gross Primary Production. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi penginderaan jauh yang khusus digunakan untuk melakukan penghitungan Gross Primary Production untuk daerah Denpasar. Aplikasi yang dibuat adalah aplikasi yang dapat menerima input berupa data penginderaan jauh yaitu citra satelit Landsat 8 OLI and TIRS dan file metadata. Rumus-rumus dan data pendukung yang diperlukan untuk menghitung Gross Primary Production diimplementasi pada aplikasi untuk dapat mengolah citra secara otomatis. Fitur-fitur tambahan seperti parsing data dari file metadata, cropping, masking dan zoom juga disediakan pada aplikasi untuk mempermudah pengguna dalam melakukan penghitungan Gross Primary Production. Aplikasi dapat menghasilkan informasi berupa nilai Gross Primary Production yang dituangkan dalam bentuk gambar dengan segmentasi warna, luas dari masing-masing segmen dan nilai Gross Primary Production rata-rata, minimum dan maksimum.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
[2] Fundamentals of Remote Sensing. Canada: A Canada Centre for Remote Sensing Remote Sensing Tutorial, 2007.
[3] S. Angel and S. Sheppard, The dynamics of global urban expansion. 2005.
[4] A. R. As-syakur, T. Osawa, and I. W. S. Adnyana, “Medium spatial resolution satellite imagery to estimate gross primary production in an urban area.,” Remote Sens., 2010.
[5] J. Weier and D. Herring, “Measuring Vegetation (NDVI & EVI),” 2000. [Online]. Available: https://earthobservatory.nasa.gov/Features/MeasuringVegetation/.
[6] K. Tu, “Modeling Plant-Soil-Atmosphere Carbon Dioxide Exchange Using Optimality Principles,” B.A. University of California at Santa Cruz, 2000.
[7] “NDVI Foundation,” 2015. [Online]. Available: http://phenology.cr.usgs.gov/ndvi_foundation.ph. [Accessed: 04-Apr-2015].
[8] “NASA,” 2014. [Online]. Available: http://landsat.gsfc.nasa.gov/?page_id=7195. [Accessed: 15-Dec-2014].
[9] “Landsat8 Using Product,” 2014.
[10] T. Sakamoto, A. A. Gitelson, B. D. Wardlow, S. B. Verma, and A. E. Suyker, “Estimating daily gross primary production of maize based only on MODIS WDRVI and shortwave radiation data,” Remote Sens. Environ., 2011.
[11] J. B. Bradford, J. A. Hicke, and W. K. Lauenroth, “The relative importance of light-use efficiency modifications from environmental conditions and cultivation for estimation of large-scale net primary productivity,” Remote Sens. Environ., 2005.
[12] “AGS99,” 2015. [Online]. Available: http://a-a-r-s.org/aars/proceeding/ACRS1999/Papers/AGS99-2.htm. [Accessed: 17-Mar-2015].
[13] S. W. Running, R. Nemani, J. M. Glassy, and P. E. Thornton, Modis Daily Photosynthesis (Psn) And Annual Net Primary Production (Npp) Product (Mod17), 3.0. 1999.
[14] Zein and M. T. A. Aziz, “Korelasi Antara Pengukuran dan Indeks Vegetasi (Studi kasus : Taman Nasional Lore-Lindu, Sulawesi Tengah),” Institut Pertanian Bogor, 2009.
[15] S. C. Black, “Estimation of Grass Photosynthesis Rates in Mixed-Grass Prairie Using Field and Remote Sensing Approaches,” University of Saskatchewan Saskatoon, 2006.
[16] L. S. S, “Estimasi Emisi CO2 Dari Kebakaran Hutan,” 2006.
[17] G. L. Morrison, “Solar radiation data for indonesia,” Sol. Energy, 1992.
Kata Kunci
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, the copyright of the article shall be assigned to Jurnal Lontar Komputer as the publisher of the journal. Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all forms and media, as well as translations. The reproduction of any part of this journal (printed or online) will be allowed only with written permission from Jurnal Lontar Komputer. The Editorial Board of Jurnal Lontar Komputer makes every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions, or statements be published in the journal.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















