en
Abstrak
Perkembangan kecerdasan buatan dewasa ini telah membawa perubahan yang signifikan dalam proses pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Saat ini, keterampilan berbahasa Inggris dapat diperoleh dan diasah dengan bantuan alat-alat kecerdasan buatan. Penelitian ini berupaya untuk mengeksplorasi penggunaan kecerdasaan buatan dalam proses pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing, khususnya dalam mengasah dan meningkatkan keterampilan menulis pembelajar bahasa sekaligus mengulas pengaruh penggunaannya terhadap pembelajar bahasa itu sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka sistematik dengan tujuh belas artikel ilmiah yang menjadi sumber data dalam penelitian ini. Pemilihan artikel ilmiah dilakukan dalam dua tahapan, yakni tahapan seleksi berdasarkan judul dan seleksi berdasarkan teks. Artikel-artikel ilmiah yang diulas dalam penelitian ini dikumpulkan melalui piranti pencarian Google Cendekiawan, dengan menggunakan kata kunci “AI untuk menulis bahasa Inggris pembelajar bahasa Inggris”. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis aplikasi kecerdasan buatan yang dapat digunakan sebagai alat bantu menulis dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Beberapa aplikasi tersebut antara lain ChatGPT, Grammarly, Google Docs, Writerly, Quillbot, dan lainnya. Penggunaan aplikasi berbasis kecerdasan buatan dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing telah terbukti dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa, motivasi, dan juga memperoleh persepsi yang positif dari siswa. Akan tetapi, ditemukan pula beberapa kelemahan penggunaan aplikasi kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran bahasa Inggris, seperti misalnya ketergantungan dan juga isu plagiarisme. Oleh sebab itu, penting untuk menyusun proses pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing dengan integrasi yang seimbang antara penggunaan aplikasi berbasis kecerdasan buatan dengan pendekatan konvensional dalam sebuah proses pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing.
