Kajian Pustaka: Probiotik dan Prebiotik Meningkatkan Imunitas untuk Mencegah Infeksi Virus Covid 19

  • Raden Haryo Bimo Setiarto Bidang Mikrobiologi, Pusat Penelitian Biologi LIPI
  • Nunuk Widhyastuti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jalan Raya Jakarta-Bogor Km 46, Kawasan Cibinong Science Center, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Indonesia 16911
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.19087/jveteriner.2022.23.1.130

Abstrak

Corona virus disease 2019 (Covid-19) yang disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome-corona virus 2 (SARS-CoV-2) adalah pandemi global yang sedang berlangsung. Agen SARS-CoV-2 memengaruhi sel-sel epitel saluran pernapasan manusia yang menyebabkan badai sitokin proinflamasi dan peradangan paru-paru secara kronis. Badai sitokin adalah respons inflamasi ofensif akibat infeksi Covid-19 pada beberapa pasien. Badai sitokin ini dapat merusak paru-paru, saluran pencernaan, otak, sistem kardiovaskuler, hati, ginjal, mikrosirkulasi, dan mata. Akibatnya telah sangat banyak pasien yang meninggal setiap hari, berbagai upaya untuk menemukan vaksin dan sediaan obat antivirus khusus saat ini terus dieksplorasi. Mekanisme probiotik, prebiotik, dan diet dengan kekebalan anti-SARS-CoV-2 telah menghadirkan peluang bagi penemuan terapi mikrob untuk mencegah dan mengobati Covid-19. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang bila diberikan dalam jumlah yang tepat dan memadai dapat memberikan manfaat kesehatan bagi saluran pencernaan manusia. Prebiotik adalah bahan pangan selektif yang dibutuhkan oleh mikrob probiotik usus sebagai sumber nutrisi untuk pertumbuhan dan viabilitasnya. Berbagai bukti ilmiah yang muncul mendukung hipotesis bahwa probiotik dan prebiotik berperan sebagai antivirus dan imunomodulator yang dapat meningkatkan sistem imun manusia. Mekanisme prebiotik dalam meningkatkan imunitas untuk melawan Covid-19 adalah dengan mempromosikan pematangan, diferensiasi, dan reproduksi limfosit dan makrofag, mengaktifkan sistem retikuloendotelial, meningkatkan proporsi CD8+ IEL. Mekanisme probiotik dalam meningkatkan imunitas untuk melawan Covid-19 adalah dengan meningkatkan aktivitas sel T (T-supressor, T-helper (CD4+), sel-sel Natural Killer, meningkatkan nterleukin 10 (IL-10), meningkatkan kapasitas fagositosis sel polimorfonuklear (PMN).

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

##submission.authorBiographies##

##submission.authorWithAffiliation##
Peneliti Muda Bidang Mikrobiologi Pangan Pusat Penelitian Biologi LIPI
##submission.authorWithAffiliation##

Bidang Mikrobiologi, Pusat Penelitian Biologi

Diterbitkan
2022-03-31
##submission.howToCite##
SETIARTO, Raden Haryo Bimo; WIDHYASTUTI, Nunuk. Kajian Pustaka: Probiotik dan Prebiotik Meningkatkan Imunitas untuk Mencegah Infeksi Virus Covid 19. Jurnal Veteriner, [S.l.], p. 130-145, mar. 2022. ISSN 2477-5665. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/jvet/article/view/77708>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.19087/jveteriner.2022.23.1.130.
Bagian
Articles