Yuniati Kencana TOTAL DAN DIFERENSIAL LEUKOSIT AYAM PETELUR PASCAVAKSINASI NEWCASTLE DISEASE DAN AVIAN INFLUENZA
TOTAL DAN DIFERENSIAL LEUKOSIT AYAM PETELUR PASCAVAKSINASI NEWCASTLE DISEASE DAN AVIAN INFLUENZA
Abstrak
Pencegahan terhadap penyakit Newcastle Disease (ND) dan Avian Influenza(AI) pada ayam petelur dilakukan dengan cara vaksinasi. Keberhasilan vaksinasi dapat dideteksi dengan pemeriksaan titer antibodi yang mencerminkan respon imun ayam pasca divaksinasi. Titer antibodi dipengaruhi oleh kerja sel-sel dari organ limfoid primer maupun sekunder. Sistim imun melibatkan sel-sel leukosit terutama sel-sel limfosit. Respon imun yang diperankan oleh leukosit sifatnya spesifik dan non spesifik Respon imun nonspesifik diperankan oleh monosit atau makrofah, eosinofil, basofil, dan heterofil, sedangkan respon imun spesifik diperankan oleh limfosit. Leukosit terdiri dari neutrofil (pada unggas dinamakan heterofil), eosinofil, basofil, limfosit dan monosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total dan diferensial leukosit ayam petelur pascavaksinasi ND-AI. Penelitian dilakukan pada peternakan ayam petelur komersial di Desa Denbatas, Kecamatan Tabanan, Bali. Sebanyak 30 ekor ayam petelur digunakan untuk sampel penelitian. Vaksinasi dilakukan dengan vaksin kombinasi ND-AI yang merupakan gabungan vaksin ND strain Lasota dengan vaksin AI subtipe H5N1. Ayam divaksinasi pada umur 18 minggu menjelang masa bertelur. Pengambilan sampel darah ayam dilakukan sebanyak dua periode yaitu dua minggu dan tiga minggu pascavaksinasi. Pemeriksaan total leukosit dilakukan dengan kamar hitung, sedangkan diferential leukosit diperiksa dari preparat hapusan darah dengan pengecatan Giemsa. Data hasil pemeriksaan total dan diferensial leukosit dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ayam mengalami leukopenia dan heteropenia yang kemungkinan disebabkan karena faktor hormon dan stres akibat pengambilan darah.
