Penanganan Obstruksi Usus pada Anjing: Laporan Kasus
Abstrak
Rumah Sakit Hewan Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (RSHP FKH IPB) menerima anjing Golden Retriever dengan gejala klinis tidak mau makan, nyeri abdomen, muntah dan konstipasi pada bulan april 2016. Pemeriksaan profil darah menunjukkan peningkatan jumlah total leukosit, penurunan jumlah eritrosit dan hemoglobin. Pemeriksaan radiografi tanpa kontras menunjukkan adanya massa radiopaque area intestinal. Empat puluh lima menit setelah pemberian bahan kontras (OmnipaqueÒ), bahan kontras masih berada di gastrium dan hanya mencapai sebagian intestinal. Pemeriksaan endoskopi menunjukkan iritasi mukusa esofagus sampai gastrium. Cairan berwarna hitam terlihat pada saat endoskopi dimasukkan ke gastrium. Tindakan yang dilakukan adalah enterotomi untuk mengeluarkan benda asing. Benda asing terdiri dari pecahan tulang-tulang dan material plastik yang dimakan oleh hewan. Satu minggu setelah operasi, hewan menunjukkan gejala klinis dan nafsu makan yang baik. Kasus ini dapat dicegah dengan tidak memberi makanan yang mengandung tulang dan tidak memelihara hewan pada lingkungan kotor.
