Penanganan Obstruksi Usus pada Anjing: Laporan Kasus

  • Erwin Erwin Laboratory of Clinic and Surgery, Faculty of Veterinary Medicine, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia, 626517551536; Fax +626517551536; Email: erwin2102@unsyiah.ac.id
  • Rusli Rusli Laboratorium Klinik dan Bedah, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala, Jln. Teungku Hasan Krueng Kalee No. 4, Banda Aceh, Indonesia, 23111
  • Amiruddin Amiruddin Laboratorium Klinik dan Bedah, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala, Jln. Teungku Hasan Krueng Kalee No. 4, Banda Aceh, Indonesia, 23111
  • Deni Noviana Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor. Jln. Agatis, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16680
  • Raden Roro Soesatyoratih Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor. Jln. Agatis, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16680
  • Arni Diana Fitri Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor. Jln. Agatis, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16680
  • Sitaria Fransiska Siallagan Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor. Jln. Agatis, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16680
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.19087/jveteriner.2018.19.1.137

Abstrak

Rumah Sakit Hewan Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (RSHP FKH IPB) menerima anjing Golden Retriever dengan gejala klinis tidak mau makan, nyeri abdomen, muntah dan konstipasi pada bulan april 2016. Pemeriksaan profil darah menunjukkan peningkatan jumlah total leukosit, penurunan jumlah eritrosit dan hemoglobin. Pemeriksaan radiografi tanpa kontras menunjukkan adanya massa radiopaque area intestinal. Empat puluh lima menit setelah pemberian bahan kontras (OmnipaqueÒ), bahan kontras masih berada di gastrium dan hanya mencapai sebagian intestinal. Pemeriksaan endoskopi menunjukkan iritasi mukusa esofagus sampai gastrium. Cairan berwarna hitam terlihat pada saat endoskopi dimasukkan ke gastrium. Tindakan yang dilakukan adalah enterotomi untuk mengeluarkan benda asing. Benda asing terdiri dari pecahan tulang-tulang dan material plastik yang dimakan oleh hewan. Satu minggu setelah operasi, hewan menunjukkan gejala klinis dan nafsu makan yang baik. Kasus ini dapat dicegah dengan tidak memberi makanan yang mengandung tulang dan tidak memelihara hewan pada lingkungan kotor.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2018-07-13
##submission.howToCite##
ERWIN, Erwin et al. Penanganan Obstruksi Usus pada Anjing: Laporan Kasus. Jurnal Veteriner, [S.l.], v. 19, n. 1, p. 137-142, july 2018. ISSN 2477-5665. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/jvet/article/view/29822>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.19087/jveteriner.2018.19.1.137.
Bagian
Articles

Kata Kunci

anjing; obstruksi usus; enterotomi