PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN BUNGA GEMITIR SEBAGAI MASKER WAJAH KAYA ANTIOKSIDAN

  • L.P.F. Larasanty Program Studi Profesi Apoteker, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana,
  • N.L.P.V. Paramita Program Studi Profesi Apoteker, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana,
  • N.P.E. Leliqia Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • N.P.L. Laksmiani Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/BUM.2023.v22.i04.p05

Abstrak

Budidaya bunga gemitir merupakan salah satu komoditas pertanian di desa Apuan, Kecamatan Susut, Bangli. Permintaan terhadap bunga gemitir berfluktuasi dari waktu ke waktu. Saat harga rendah, petani umumnya akan mengalami kerugian. Perlu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk diversifikasi hasil pertanian bunga gemitir menjadi produk kosmetik berupa masker wajah alami dengan kandungan antioksidan tinggi. Kelopak bungan gemitir diketahui mengandung tagetin dan hidoksiflavon yang secara alami bersifat antioksidan dan bermanfaat dalam proses regenerasi kulit. Produk masker wajah ini dapat menjadi produk olahan yang memberikan nilai ekonomi lebih bagi kelompok tani di Desa Apuan Bangli. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan secara bertahap dimulai dengan survey pada lokasi pengabdian untuk melihat saat panen bunga gemitir. Pada waktu panen, bunga yang sudah mekar kemudian dikumpulkan sesuai kebutuhan untuk dijadikan sampel pengolahan menjadi masker wajah. Langkah awal kegiatan yang dilakukan adalah proses memilih dan mengeringkan bunga dengan cara alami dan dengan bantuan oven, kemudian dibuat menjadi serbuk. Kegiatan pembuatan produk diawali dengan kegiatan pre formulasi sediaan masker. Kemudian dengan formula yang telah ada, dilaksanakan kegiatan pelatihan cara pembuatan masker termasuk pengemasan masker. Hasil kegiatan monitoring dan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dengan nilai rerata awal 28 menjadi 71 setelah dilakukan evaluasi akhir.


Kata kunci : bunga gemitir, masker wajah, alami, antioksidan, pelatihan

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Antara, I.P.E.B. (2019) Budidaya Gemitir di Subak Saren, Kementerian Pertanian, Jakarta.
Bali Gemitir (2020) Teknis Budidaya Bunga Gemitir, [online] akses di https://baligemitir.com/teknis-budidaya-bunga-gemitir/
Bali Post (2017) Potensi Tinggi Market Bunga Gemitir 200 Milyar Setahun, [online] akses di https://www.balipost.com/news/2017/06/01/10266/Potensi-Tinggi,Market-Bunga-Gumitir...html
Beti J.A. (2020) Marigold (Tagetes Erecta L.) Tanaman Hias Potensial Multiguna, Prosiding Seminar Nasional Pertanian Peternakan Terpadu Ke-3, Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Chauhan, M. (2019) What are the Uses and Health Benefits of Marigold (Tagetes erecta), [online] akses di https://www.planetayurveda.com/library/marigold-tagetes-erecta-uses-and-health-benefits/
Edi H.J dan M.L.E (2019) Pemanfaatan tanaman Tagetes erecta Linn. dalam kesehatan, J Biomedika Kesehat 2019 Jun;2(2):77-80.
Larasanty, LPF dkk. (2019) Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kebun Bunga di Desa Pengotan Bangli Menjadi Potpourri, Laporan Pengabdian Masyarakat, Universitas Udayana.
SpecialChem (2021) Cosmetic Face Masks and Formulation, [online] akses di https://cosmetics.specialchem.com/tech-library/article/cosmetic-face-masks-and-formulation
Website Resmi Desa Apuan (2020) Profil Desa, [online] akses di http://apuan.desa.id/artikel/2013/7/29/profil-desa
Winangsih dkk (2013) Pengaruh Metode Pengeringan Terhadap Kualitas Simplisia Lempuyang Wangi (Zingiber aromaticum L.), Buletin Anatomi dan Fisiologi, Maret 2013, Volume XXI, Nomor 1.
Diterbitkan
2023-03-19
##submission.howToCite##
LARASANTY, L.P.F. et al. PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN BUNGA GEMITIR SEBAGAI MASKER WAJAH KAYA ANTIOKSIDAN. Buletin Udayana Mengabdi, [S.l.], v. 22, n. 4, p. 200-205, mar. 2023. ISSN 2654-9964. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/jum/article/view/79282>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/BUM.2023.v22.i04.p05.