Valuasi Desa Wisata Penglipuran: Sebuah Pendekatan Kuantitatif Menggunakan Contingent Valuation Method
Sebuah Pendekatan Kuantitatif Menggunakan Contingent Valuation Method
Abstrak
Desa Penglipuran merupakan salah satu dari sejumlah desa wisata di Bali. Tahun 2023 desa ini ditetapkan sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia versi UNWTO. Penglipuran terkenal dengan keunikan rumah tradisionalnya, atraksi budayanya, serta kebersihan dan suasana asri di lingkungan desa. Sebagai sebuah potensi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat desa, kemenarikan Penglipuran sebagai atraksi wisata harus dinilai. Penelitian ini bertujuan menilai kemenarikan Penglipuran dari perspektif wisatawan. Seratus enam puluh lima wisatawan nusantara dan 130 wisatawan mancanegara dipilih sebagai responden pada survei yang dilakukan pada periode Juli - September 2023. Seluruh responden dimintai pendapatnya mengenai nilai tiket masuk ke Desa Penglipuran yang bersedia dibayarkannya. Hasil penelitian menunjukkan wisatawan nusantara bersedia membayar sebesar Rp 30 860 untuk harga tiket dewasa dan Rp 17 280 untuk harga tiket anak-anak. Sementara itu wisatawan mancanegara menyatakan kesediaannya membayar tiket masuk seharga Rp 38 150 untuk pengunjung dewasa dan Rp 21 380 untuk pengunjung anak-anak. Menggunakan nilai WTP ini dan mencermati jumlah wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung pada periode Januari - Oktober 2023 maka valuasi Penglipuran pada awal November 2023 sekitar Rp 27,39 milyar.
##plugins.generic.usageStats.downloads##

Jurnal Matematika (JMAT) is licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-NC 4.0)