Analisis Kesehatan Terumbu Karang Berdasarkan Kelimpahan Ikan Herbivora Di Perairan Labuan Bajo

  • Aulia Dharma Nusa Pangestu Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana
  • Dwi Budi Wiyanto Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana
  • I Gusti Bagus Sila Dharma Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana
  • Elok Faiqoh Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/jmas.2023.v09.i01.p14

Abstrak

Ekosistem terumbu karang adalah salah satu ekosistem yang berada di wilayah pesisir yang memiliki peranan sangat penting bagi masyarakat, baik secara ekonomis maupun ekologis. Karang batu atau scleractinian adalah pembentuk utama dari ekosistem terumbu karang. Konektivitas ekosistem terumbu karang dengan ekosistem lainnya memiliki pengaruh yang sangat besar kepada siklus hidup ikan karang seperti sebagai tempat memijah, pembesaran, mencari makan, dan tempat berlindung.  Ikan herbivora adalah ikan yang memakan turf algae atau makroalgae yang menghambat perekrutan karang baru. Labuan Bajo merupakan salah satu tujuan pariwisata yang ada di Indonesia khususnya pariwisata kelautan. Terumbu karang yang ada di Labuan Bajo mencakup 10,8% dari total luas terumbu karang yang ada di Indonesia berada di Nusa Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesehatan terumbu karang yang ada di perairan Labuan Bajo. Penelitian ini akan dilasanakan pada bulan September sampai Oktober 2021. Metode pengambilan data terumbu karang yang dilakukan yaitu dengan Underwater Photo Transect (UPT), dan untuk ikan karang menggunakan metode Underwater Visual Census (UVC). Berdasarkan hasil penelitian, persentase hard coral sebesar 20,16%  dari total seluruh stasiun dan rubble dengan persentase 32,24%. Kelimpahan ikan di Perairan Labuan Bajo ini berkisar antara 1608,89 – 4600,00 ind/ha, dimana rata-rata kelimpahannya adalah 2919,78 ind/ha. Seluruh stasiun mendapatkan nilai indeks kesehatan 3, hal ini ditunjukan dengan rendahnya tutupan terumbu karang, tingginya tingkat resiliensi karang, dan rendahnya biomassa ikan herbivora yang didapatkan.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2023-06-01
##submission.howToCite##
PANGESTU, Aulia Dharma Nusa et al. Analisis Kesehatan Terumbu Karang Berdasarkan Kelimpahan Ikan Herbivora Di Perairan Labuan Bajo. Journal of Marine and Aquatic Sciences, [S.l.], v. 9, n. 1, p. 135-149, june 2023. ISSN 2549-7103. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/jmas/article/view/86712>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/jmas.2023.v09.i01.p14.
Bagian
Articles