Klasifikasi Spesies Mangrove Menggunakan Drone di Nusa Lembongan, Bali
Abstrak
Pemetaan mangrove berbasis teknologi penginderaan jauh telah banyak dilakukan khususnya di wilayah pesisir Indonesia. Teknologi penginderaan jauh yang paling banyak digunakan adalah citra satelit. Namun, masih terdapat beberapa kelemahan dalam penggunaan citra satelit untuk pemetaan mangrove khususnya sampai tingkat spesies diantaranya memerlukan waktu yang lama, biaya yang dikeluarkan tinggi, dan resolusi spasial yang rendah. Salah satu terobosan dalam penginderaan jauh adalah teknologi drone. Drone memiliki kelebihan yaitu fleksibilitas waktu, pengeluaran biaya yang relatif murah, dan memiliki resolusi spasial yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan penggunaan drone dalam pemetaan mangrove sampai dengan tingkat spesies dan distribusi spesies mangrove di Nusa Lembongan. Metode yang digunakan adalah klasifikasi GEOBIA (Geographic Object Based Image Analysis). Citra drone diperoleh dengan empat kali misi penerbangan di area kawasan utara dan timur hutan mangrove Nusa Lembongan. Pengambilan data lapangan dilakukan dengan metode sistematis random sampling dan drone single band yang beresolusi tinggi. Hasil penelitian menunjukkan observasi drone mampu mengidentifikasi spesies mangrove di area penelitian kawasan utara (dua spesies) dan kawasan timur Nusa Lembongan (empat spesies). Pada kawasan utara terdapat spesies mangrove Rhizophora apiculata dan Bruguiera gymnorrhiza. Pada kawasan timur diperoleh spesies mangrove Rhizophora apiculata, Avicennia alba, Sonneratia alba, dan Avicennia lanata. Uji akurasi dikedua area penelitian pada kawasan utara dan timur Nusa Lembogan diperoleh nilai keseluruhan dengan rata – rata yaitu 65% dan koefisien kappa 0,56.
##plugins.generic.usageStats.downloads##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 International License.
Copyright 2012 - 2023 Journal of Marine and Aquatic Sciences (JMAS)
Published by Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia
JMAS (p-ISSN 2302-8114; e-ISSN 2549-7103)