Tingkat Mortalitas Ikan Mas Hidup Hasil Penyimpanan Sistem Kering Di Kabupaten Minahasa Utara Yang Didistribusikan Ke Luar Kabupaten, Kota Dan Pulau Di Sulawesi Utara
Abstrak
Perhitungan tingkat mortalitas ikan mas hidup yang disimpan pada media dengan sistem kering di Kabupaten Minahasa Utara setelah didistribusikan ke luar kabupaten, kota dan pulau di Sulawesi Utara telah dilakukan. Sebelum melakukan perhitungan tingkat mortalitas, terlebih dahulu dilakukan proses pemingsanan, penyimpanan, dan penyadaran kembali ikan mas. teknik pemingsanan yang diaplikasikan ialah dengan suhu 8°C. Dilanjutkan dengan penyimpanan dilakukan pada media sekam padi dingin dengan suhu 10-15°C. Pekerjaan selanjutnya yaitu penyadaran ikan. Ikan disadarkan kembali pada air habitat dilengkapi dengan aerator kapasitas 3 volt dan kemudian dilanjutkan dengan menghitung tingkat mortalitas ikan. Hasil proses pemingsanan dan penyimpanan di lokasi mitra, kemudian didistribusikan ke lokasi-lokasi pemasaran. Distribusi ikan mas ke lokasi-lokasi pemasaran antara lain, ke luar kabupaten dan kota serta ke luar pulau. Ke luar kabupaten dan kota yaitu Kabupaten Minahasa Selatan dengan Ibukota Kota Amurang; Kabupaten Minahasa dengan Ibukota Kota Tondano; serta ke luar pulau, yaitu Pulau Bunaken. Tingkat mortalitas yang dihasilkan yaitu: distribusi ke pulau Bunaken, rata-rata 33,5%, lebih rendah dibandingkan dengan yang didistribusikan ke Tondano dengan rata-rata 45,8%, dan ke Amurang rata-rata 41,0%.
##plugins.generic.usageStats.downloads##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 International License.
Copyright 2012 - 2023 Journal of Marine and Aquatic Sciences (JMAS)
Published by Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia
JMAS (p-ISSN 2302-8114; e-ISSN 2549-7103)