Efektivitas Pengolahan Limbah Domestik di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Suwung-Denpasar, Bali

  • Desak Made Goldyna Rarasari Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Bukit Jimbaran, Kabupaten Badung, Provinsi Bali-Indonesia
  • I Wayan Restu Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Bukit Jimbaran, Kabupaten Badung, Provinsi Bali-Indonesia
  • Ni Made Ernawati Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Bukit Jimbaran, Kabupaten Badung, Provinsi Bali-Indonesia
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/jmas.2019.v05.i02.p01

Abstrak

Kota Denpasar dan Kabupaten Badung memiliki laju pertumbuhan penduduk, diversitas, dan intensitas kegiatan pembangunan yang menghasilkan limbah domestik yang apabila tidak dikelola secara baik menyebabkan beban dan kerusakan lingkungan perairan. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Suwung-Denpasar merupakan salah satu usaha pengolahan air limbah untuk pusat pengelolaan limbah dari daerah sekitar Denpasar, Sanur, dan Kuta. Berdasarkan data analisis diketahui bahwa limbah yang dihasilkan belum sesuai baku mutu lingkungan sehingga akan berpengaruh terhadap kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas pengolahan air limbah domestik yang dilaksanakan bulan Maret – April 2017 dengan metode observasi pada proses dan pengukuran efektivitas pengolahan air limbah. Proses pengolahan dimulai dari penyaluran limbah yang berada di wilayah Denpasar dan Sanur yang dialirkan ke bar screen dan selanjutnya ditampung ke inflow pumping station untuk disalurkan ke receiving tank termasuk limbah dari daerah Kuta. Limbah selanjutnya mengalir ke grit chamber untuk disaring dan dibawa ke kolam aerasi selama 2 hari kemudian ke kolam sedimentasi selama 16 jam dan dialirkan ke kanal effluent. Hasil penelitian menunjukkan persentase pengolahan limbah efektif dalam perbaikan minyak dan lemak 85%, deterjen 62%, dan BOD 57%, sedangkan tidak efektif dalam perubahan amoniak karena hanya berkurang 26%, DO dan H2S yang tidak sesuai dengan baku mutu lingkungan.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2018-10-12
##submission.howToCite##
RARASARI, Desak Made Goldyna; RESTU, I Wayan; ERNAWATI, Ni Made. Efektivitas Pengolahan Limbah Domestik di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Suwung-Denpasar, Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 153-163, oct. 2018. ISSN 2549-7103. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/jmas/article/view/43002>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/jmas.2019.v05.i02.p01.
Bagian
Articles