Komposisi, Keanekaragaman, dan Relung Ekologi Ikan di Plawangan Timur Segara Anakan, Jawa Tengah

  • Adinda Kurnia Putri Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Andika Dewa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Mei Listyani Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Laura Rose Sahara Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Arif Mahdiana Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Rima Oktavia Kusuma Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Ahmad Naufal Attaqi Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/jmas.2023.v09.i02.p09

Abstrak

Plawangan Timur Segara Anakan diketahui sebagai ekosistem perairan yang unik yang mendukung kehidupan berbagai organisme akuatik dengan menyediakan daerah asuhan dan mencari makan. Akan tetapi, Plawangan Timur Segara Anakan juga telah banyak dimanfaatkan untuk kegiatan industri dan aktivitas domestik yang berpotensi dapat menurunkan kualitas dan kuantitasnya sebagai ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi, keanekaragaman, dan relung ekologi iktiofauna dari Plawangan Timur Segara Anakan. Sampling dilakukan pada bulan 29 Juni 2023 dan 19 Juli 2023, menggunakan gillnet dengan ukuran mata jaring 1-2 inci. Keanekaragaman iktiofauna dianalisis menggunakan indeks biodiversitas sedangkan distribusi iktiofauna dianalisis menggunakan Cannonical Correspondence Analysis (CCA). Penelitian ini menemukan 120 individu ikan yang terdiri atas 21 spesies, 19 famili dan 11 ordo. Komposisi ikan terdiri atas 18,34% dewasa dan 81,66% yuawana. Ikan yang ditemukan umumnya merupakan ikan penghuni perairan marine-freshwater-brackish hanya ikan Inegocia japonica dan Scomberomorus commerson yang merupakan spesies ikan laut (marine fishes). Indeks keanekaragaman menunjukkan bahwa stasiun Kali Panas memiliki indeks keanekaragaman yang paling tinggi sedangkan indeks keanekaragaman terendah ditemukan di Stasiun Ujung Galang. CCA menunjukkan bahwa umumnya ikan yang dikategorikan sebagai penghuni Marine, Marine-Reef-associated, and Marine, Brackish, Reef-Associated banyak ditemukan di perairan dengan salinitas yang tinggi.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2024-03-10
##submission.howToCite##
PUTRI, Adinda Kurnia et al. Komposisi, Keanekaragaman, dan Relung Ekologi Ikan di Plawangan Timur Segara Anakan, Jawa Tengah. Journal of Marine and Aquatic Sciences, [S.l.], v. 9, n. 2, p. 241-251, mar. 2024. ISSN 2549-7103. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/jmas/article/view/108915>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/jmas.2023.v09.i02.p09.
Bagian
Articles