Potensi Antidioksidan Sediaan Nanopartikel Ekstrak Kernel Biji Limus (Mangifera foetida Lour)
Abstrak
ABSTRAK
Antioksidan merupakan senyawa yang memiliki kemampuan menghambat aktivitas radikal bebas penyebab timbulnya penyakit degeneratif. Salah satu sumber bahan alam yang diketahui memiliki aktivitas antioksidan adalah limus (Mangifera foetida Lour.), sejenis mangga dari suku anacardiaceae yang merupakan buah lokal Indonesia. Ekstrak kernel biji limus (EBL) telah diketahui memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Aktivitas antoksidan dapat ditingkatkan dengan pembuatan sediaan nanopartikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengupayakan peningkatan aktivitas antioksidan biji limus dengan memodifikasi ekstrak menjadi sediaan nanopartikel. Pembuatan sediaan nanopartikel dilakukan dengan metode gelasi ionik dan untuk memastikan terbentuknya nanopartikel ekstrak, dilakukan karakterisasi meliputi ukuran partikel, indeks polidispersi dan nilai zeta potensial. Peningkatan aktivitas antioksidan dari nanopartikel ekstrak biji limus (NEBL) dilakukan dengan cara membandingan nilai IC50-nya dengan nilai IC50 EBL, dan untuk melihat potensinya dilakukan dengan cara membandingkannya dengan Vitamin. Metode pengukuran aktivitas antioksidan yang digunakan adalah metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Data IC50 dianalisis menggunakan uji One Way Annova dan uji lanjut Post-hoc LSD dengan taraf kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh sediaan nanopartikel ekstrak biji limus yang memiliki karakteristik meliputi; ukuran partikel 2,91 nm, nilai indeks polidispersi 0, 456 dan nilai zeta potensial sebesar +56 mV dan nilai IC50 sebesar 1,166±0,021 µg/mL. Nilai IC50 dari EBL adalah 9,127±0,022 dan Vitamin C adalah 3,933±0,013. Modifikasi EBL menjadi sediaan NEBL dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dan memiliki potensi yang sangat baik sebagai antioksidan alami karena memiliki aktivitas antioksidan yang lebih kuat dibandingkan vitamin C (p<,05).
Kata kunci: Antioksidan, Limus, Mangifera foetida Lour, Nanopartikel.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Agoes, Goeswin. (2008). Sistem Penghantaran Obat Pelepas Terkendali. Bandung: ITB Press.
Atun, Sri dan Sri Handayani. (2017). Synthesis of Nanoparticles Produced by Ethanol Extract of Boesenbergia rotunda Rhizome Loaded with Chitosan and Alginic Acid and its Biological Activity test. Pharmacogn J. 2017; 9 (2): 142-147. doi.org/10.5530/pj.2017.2.24
Biswas, AK, MDR Islam, ZS Choudhury, S Mostofa, MF Kadir . (2014). Nanotechnology Based Approaches in Cancer Therapeutics. Adv. Nat. Sci; 5(4): 1-11. doi.org/10.1088/2043-6262/5/4/043001
Hanani, Endang. (2016). Analisi Fitokimia. Jakarta: EGC.
Harborne. (1987). Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan, Edisi kedua, Hal 5, 69-76, diterjemahkan oleh Kosasih Padmawinata dan Iwang Soedira, ITB Press, Bandung.
Kurniasih M, P Purwati, RS Dewi, S Fatimah. (2018). Uji Aktivitas Antioksidan N-Metil Kitosan Berkelarutan Tinggi. ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia; 14(1): 107-118. doi.org/10.20961/alchemy.14.1.15100.107-118
Mappamasing F, E Anwar, A Mun’im. (2015). Formulasi, Karakterisasi dan Uji Penetrasi In Vivo Resveratrol Solid Lipid Nanopartikel dalam Krim Topikal. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia; 13(2): 137-144.
Mulangsri DAK, A Budiarti, EN Saputri. (2017). Aktivitas Antioksidan Fraksi Dietileter Buah Mangga Arumanis (Mangifera indica L.) dengan Metode DPPH. Jurnal Pharmascience; 04 (01): 85 – 93. doi.org/10.20527/jps.v4i1.5760
Munawar A, Mohammed, JTM Syeda, KM Wasan, EK Wasan. (2017). An Overview of Chitosan Nanoparticles and Its Application in Non-Parenteral Drug Delivery. Pharmaceutis 2017; 9 (53): 1-26. doi.org/10.3390/pharmaceutics9040053
Nidhin, M, Sreeram K. J, Indumathy R dan Nair B U. (2008). Syntesis Of Iron Oxide Nanoparticles Of Narrow Size Distribution On Polysaccharide Templates. Bulletin of Materials Science, 31(1), 93-96. https://doi.org/10.1007/s12034-008-0016-2
Nurkhasanah, Tedjo Yuwono, Laela Hayu Nurani, Muhammad Ikhwan Rizki, Krisana Kraisintu. (2015). The Development of Chitosan Nanoparticles From Hibiscus Sabdariffa L Calyx Extract From Indonesia And Thailand. IJPSR; 6(5): 1855-1861. DOI: 10.13040/IJPSR.0975-8232.6(5).1855-61
Nurviana, Vera. (2016). Profil Farmakognosi dan Skrining Fitokimia dari Kulit, Daging, dan Biji Buah Limus (Mangifera foetida Lour). Jurnal Kesehatan Tunas Husada; 16 (1): 136-142. doi.org/10.36465/jkbth.v16i1.176
Nurviana V, AY Aprilia, EK Nuraini. (2018). Skrining Aktivitas Antioksidan Fraksi Ekstrak Etanol Kernel Biji Limus. Pharma Xphore; 3(2): 216-223.
Pate, K, P. Safier. (2016). Chemical Metrology Methods for CMP Quality. Elsevier, 299-325. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-100165-3.00012-7
Sagar, B.K., Singh, R.P. (2011). Genesis and development of DPPH method of antioxidant assay. JFood Sci
Taurina W, R Sari, UC Hafinur, S Wahdaningsih, Isnindar. (2017). Optimasi Kecepatan Dan Lama Pengadukan Terhadap Ukuran Nanopartikel Kitosan-Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Siam (Citrus Nobilis L.Var Microcarpa). Trad. Med. J., January; 22(1): 16-20. doi.org/10.22146/tradmedj.24302
Widayani, Anis, Edy Cahyono, Harjono. (2018). Isolasi dan Uji Antioksidan Minyak Atsiri Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz dan Pav.) pada Minyak Goreng Curah. Indonesian Journal of Chemical Science: 7(3); 214-220.
Weng, Xin Chu dan Michael H. Gordon. (1992). Antioxidant Activity of Quinones Extracted from Tanshen (Salvia miltiorrhiza Bunge). J. Agric. Food Chem: 40 (8); 1331-1336. doi.org/10.1021/jf00020a007
