PROFIL BIOAUTOGRAFI DAN UJI PENANGKAP RADIKAL 2,2-DIFENIL-1-PIKRIHIDRAZIL OLEH EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (Anredera scandens (L.) Moq.) DAN FRAKSI-FRAKSINYA

  • P. O. Samirana Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana
  • D. A. Swastini Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana
  • A. A. G. R. Y. Putra Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana
  • I P. W. Kusuma Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana
  • N. P. A. Y. Pratiwi Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana
  • V. A. Setiawan Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/JCHEM.2020.v14.i01.p03

Abstrak

Radikal bebas merupakan atom. atau molekul yang mempunyai .satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan. dan bersifat sangat reaktif. Antioksidan memiliki kemampuan menginaktifasi berkembangnya reaksi oksidasi berlebihan. Daun binahong (Anredera scandens (L.) Moq.) merupakan salah satu bagian tanaman yang mengandung senyawa flavonoid dan tanin yang secara ilmiah memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil bioautografi dan menguji aktivitas antioksidan dari ektrak etanol daun Anredera scandens (L.) Moq. dengan metode penangkap radikal 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil. Rendemen yang diperoleh dari proses ekstraksi dalam penelitian ini adalah 19,22%, fraksinasi menghasilkan Rendemen fraksi n-heksan sebesar 11,22% (11,224 gram), fraksi kloroform sebesar 14,68% (14,684 gram), fraksi etil asetat diperoleh rendemen 3,09% (3,094 gram), dan fraksi n-butanol diperoleh rendemen sebesar 23,90% (23,904 gram). Hasil uji profil bioautografi yang menggunakan metode KLT-Densitometri didapat bahwa ekstrak etanol, fraksi kloroform dan fraksi etil asetat memiliki aktivitas penangkap radikal DPPH. Pada penetapan kadar flavonoid total, didapat fraksi etil asetat mengandung kadar flavonoid total yang lebih tinggi dibandingkan dengan fraksi-fraksi lainnya. Pada fraksi etil asetat, didapat kadar flavonoid total yang tinggi dan nilai IC50 yang rendah, sedangkan pada fraksi n-heksan dihasilkan kadar flavonoid yang rendah dan nilai IC50 yang tinggi.


 


Kata kunci: antioksidan, daun binahong, radikal bebas, flavonoid, IC50. 

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2020-02-01
##submission.howToCite##
SAMIRANA, P. O. et al. PROFIL BIOAUTOGRAFI DAN UJI PENANGKAP RADIKAL 2,2-DIFENIL-1-PIKRIHIDRAZIL OLEH EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (Anredera scandens (L.) Moq.) DAN FRAKSI-FRAKSINYA. Jurnal Kimia (Journal of Chemistry), [S.l.], p. 10-18, feb. 2020. ISSN 2599-2740. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/jchem/article/view/57156>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/JCHEM.2020.v14.i01.p03.
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##