Cerek Elektrik Berbasis Flash Heat Treatment: Penerapan Teknologi Praktis Dalam Mencegah Transmisi HIV Dari Ibu Ke Bayi Di Masa Menyusui
Abstrak
Pendahuluan: HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan global, khususnya bagi populasi wanita. Wanita yang terinfeksi HIV memiliki risiko yang lebih besar untuk menularkan virus tersebut ke bayinya nanti melalui proses transmisi yang dikenal dengan istilah Mother to Child Transmission (MTCT) yang sebagian besar terjadi selama masa menyusui. Pencegahan MTCT dari HIV melalui substitusi ASI dengan susu formula masih kontroversial, mengingat ASI mengandung antibodi dan nutrisi protektif lain yang mampu melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi. Oleh karena itu, dibutuhkan metode terbaru yang efektif untuk mencegah transmisi HIV dari ibu ke bayi selama masa menyusui, salah satunya yaitu metode Flash Heat Treatment (FHT). Pembahasan: Dari total 30 sampel ASI yang diuji, diketahui rata-rata konsentrasi HIV pada ASI tanpa pemanasan ialah 8.266 copies/ml dengan mean log sebesar 3.45 copies/ml. Berbanding terbalik dengan ASI yang sudah dipanaskan (flash heated) yang menunjukkan konsentrasi HIV yang hampir tidak terdeteksi, yakni di bawah 400 copies/ml. Hal ini membuktikan bahwa pemanasan ASI dengan metode flash heated mampu menginaktivasi HIV pada ASI dan mencegah transmisi HIV dari ibu ke bayi selama masa menyusui. Di samping itu, penerapan FHT dalam wujud cerek elektrik mampu menjadi solusi dalam mencapai stabilisasi dan standardisasi FHT yang sesuai pada tingkatan ibu rumah tangga. Simpulan: Penggunaan cerek elektrik berbasis FHT pada ASI mampu menjadi metode efektif sekaligus terjangkau dalam mencegah transmisi HIV dari ibu ke bayi selama masa menyusui, khususnya di negara miskin hingga berkembang.
Kata kunci: cerek elektrik, FHT, HIV, MTCT
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
2. Global AIDS monitoring 2017: indicators for monitoring the 2016 United Nations Political Declaration on HIV and AIDS. Geneva: UNAIDS; 2017 (http://www.unaids.org/sites/default/files/media_asset/2017-Global-AIDS-Monitoring_en.pdf)
3. United Nations Programme on HIV/AIDS (UNAIDS) info. HIV overview. Updated August 2017. Diakses pada 23 desember 2017 pukul 20.58 di laman https://aidsinfo.nih.gov/understanding-hiv-aids/fact-sheets/19/45/hiv-aids--the-basics
4. UNAIDS. Global AIDS Response Progress Reporting. Geneva: (2011).
5. Kourtis, Athena P,. et al. Mother-to-child transmission of HIV-1: timing and implications for prevention. The Lancet infectious diseases 6.11 2006: 726-732.
6. Creek, T., C. Luo, and T. Quick. HIV-exposed children highly affected by deadly outbreak of diarrhea and severe acute malnutrition- Botswana, 2006. Late Breaker Abstract. 2006: 1.
7. World Health Organization. Guidelines on HIV and infant feeding. Principles and recommendations for infant feeding in the context of HIV and a summary of evidence Geneva: World Health Organization. 2010.
8. Yayasan Pelita Ilmu. Jejak dua dekade Yayasan Pelita Ilmu. Jakarta: Yayasan Pelita Ilmu. 2009.
9. Kementerian Kesehatan. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. Laporan perkembangan situasi HIV dan AIDS di Indonesia Triwulan III. Jakarta: Kementerian Kesehatan. 2014.
10. Departemen Kesehatan. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. Pedoman nasional pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. 2011.
11. Lawrence, Ruth A., and Robert M. Lawrence. Breastfeeding e-book: a guide for the medical professional. Elsevier Health Sciences, 2010.
12. Chantry CJ, Israel-Ballard K et al. Feasibility of using flash-heated breastmilk as an infant feeding option for HIV-exposed, uninfected infants after 6 months of age in urban Tanzania. J Acquir Immune Defic Syndr. 2012 May 1; 60 (1): 43-50.
13. Chantry CJ, Israel-Ballard K et al. Effect of flash-heat treatment on antimicrobial activity of breastmilk. Breastfeed Med. 2011 jun; 6(3): 111.
14. Israel-Ballard K, Abrams BF, et al. Vitamin content of breast milk from HIV-1-infected mothers before and after flash-heat treatment. J Acquir Immune Defic Syndr. 2008 Aug 1; 48 (4): 444.
15. Israel-Ballard K, Volk ML, Hanson CV, Chantry CJ. Inactivation of cell-associated and cell-free HIV-1 by flash-heat treatment of breast milk. J Acquir Immune Defic Syndr. 2010 Apr; 53(5): 656.
16. Suresh, Aneesha, et al. Novel device to conduct flash-heat treatment in efforts to reduce mother- to-child HIV transmission in low-resources areas. Engineering in Medicine and Biology Society (EMBC), 2012 Annual International Conference of the IEEE. IEEE, 2012.
