GAMBARAN TINGKATAN BURNOUT PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA ANGKATAN 2020 SELAMA PENGERJAAN SKRIPSI

  • Kadek Intan Puspita Dewi Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
  • I Gusti Ayu Sri Darmayani Departemen Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Bali, Indonesia
  • Ida Bagus Amertha Putra Manuaba Departemen Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Bali, Indonesia
  • I Gusti Ayu Harry Sundariyanti Departemen Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Bali, Indonesia
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/essential.v22i2.121345

Abstrak

ABSTRAK


 


Pendahuluan: Skripsi merupakan tugas akhir bagi setiap mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di bangku kuliah. Dalam mengerjakan skripsi, mahasiswa pastinya mengalami beberapa kendala, baik itu dalam mencari jurnal, menentukan judul maupun pada saat mengolah data dan mengingat bahwa mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran (FK Unud) harus tetap mengikuti blok materi lain yang berjalan paralel dengan pengerjaan skripsi, hal ini menambah beban akademik sehingga rentan mengalami burnout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat burnout pada mahasiswa saat pengerjaan skripsi (studi pilihan).


Metode: Penelitian ini dilakukan dengan desain kuantitatif pendekatan deskriptif terhadap 74 mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran (FK Udayana) tahun 2020 yang telah menyelesaikan tesisnya pada bulan Januari 2023 sampai dengan Maret 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner MBI dengan teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling .


Hasil: Sebagian besar siswa (55,1%) mengalami burnout berat, dengan dimensi penurunan prestasi diri sebagai dimensi yang paling signifikan (71,8%). Selain itu, sebanyak 43,6% siswa mengalami burnout sedang pada dimensi kelelahan emosional, sedangkan pada dimensi depersonalisasi sebanyak 43,6% berada pada kategori burnout berat.


Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa PSSK Universitas Udayana mengalami burnout yang signifikan saat mengerjakan skripsi, terutama pada dimensi penurunan prestasi diri dan depersonalisasi. Beban yang berat ditambah dengan tugas-tugas lain turut berkontribusi besar terhadap tingginya angka burnout ini.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

1 Rosyad Ys. Tingkat Stres Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta Dalam Menyusun Skripsi Tahun Akademik 2018/2019. Cahaya Pendidikan. Juni 2019;5(1):56–64.
2. Ramanda P, Sagita Dd. Stres Akademik Mahasiswa Dalam Menyusun Skripsi Dimasa Pandemi Covid-19. Jurnal Kopasta. 2020;7(2):94–100.
3. Marjan F, Sano A, Ifdil I. Tingkat Kecemasan Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Dalam Menyusun Skripsi. Jpgi (Jurnal Penelitian Guru Indonesia). 23 November 2018;3(2):84.
4. Wakhyudin H, Putri Ads. Analisis Kecemasan Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi. Wasis : Jurnal Ilmiah Pendidikan. 22 Juni 2020;1(1):14–8.
5. Darna, Nana, Nursolih E. Pengaruh Restrukturisasi Birokrasi Dan Komunikasi Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai (Suatu Studi Pada Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy Kota Banjar). 2023;
6. Azahra Js. Hubungan Antara Stres Akademik Dengan Coping [Internet]. 2019 [Dikutip 2 Oktober 2024]. Tersedia Pada: Http://Repository.Unj.Ac.Id/Id/Eprint/95
Diterbitkan
2025-04-06
##submission.howToCite##
PUSPITA DEWI, Kadek Intan et al. GAMBARAN TINGKATAN BURNOUT PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA ANGKATAN 2020 SELAMA PENGERJAAN SKRIPSI. Essence of Scientific Medical Journal, [S.l.], v. 22, n. 2, p. 63-72, apr. 2025. ISSN 2655-6472. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/essential/article/view/121345>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/essential.v22i2.121345.