PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI PADA PERILAKU WHISTLEBLOWING
Abstrak
Kecurangan yang berkelanjutan dalam hal keuangan memberikan dampak buruk bagi dunia bisnis. Salah satu cara yang efektif untuk mendeteksi kecurangan adalah dengan whistleblowing, namun tidak banyak orang yang berani menjadi whistleblower karena berbagai faktor, maka dari itu penelitian ini menelusuri faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku whistleblowing. Jumlah sampel penelitian ini adalah 321 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa jurusan akuntansi strata satu dan strata dua di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Analisis data menggunakan analisis struktural dengan program SmartPLS 3.2.6 64bit melalui outer model, inner model dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan pertama niat whistleblowing memediasi pengaruh persepsi sikap terhadap perilaku pada perilaku whistleblowing. Kedua norma subjektif hanya berpengaruh positif secara parsial pada niat whistleblowing karena niat whistleblowing tidak memediasi pengaruh norma subjektif pada perilaku whistlelowing. Ketiga niat whistleblowing memediasi pengaruh persepsi kontrol atas perilaku pada perilaku whistleblowing. Keempat persepsi kontrol atas perilaku berpengaruh positif pada perilaku whistleblowing







